Tulisan Ungaran di Alun-alun Bung Karno di Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jateng sebelum dibongkar. (Facebook.com-Junaedi) Tulisan Ungaran di Alun-alun Bung Karno di Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jateng sebelum dibongkar. (Facebook.com-Junaedi)
Jumat, 13 Oktober 2017 14:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

INFRASTRUKTUR SEMARANG
Tulisan di Alun-Alun Bung Karno Diganti, Warga Kecewa

Infrastruktur di Kabupaten Semarang berupa tulisan besar Ungaran yang hilang ramai diperdebatkan warganet.

Solopos.com, UNGARAN – Huruf-huruf besar yang membentuk kata “Ungaran” di Alun-Alun Bung Karno di Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng) yang hilang membuat heboh warganet belakangan hari ini. Banyak yang menyayangkan hilangnya infrastruktur yang mereka anggap sebagai identitas salah satu alun-alun di Kabupaten Semarang itu.

Namun, salah seorang karyawan humas di Dinas Kominfo Pemkab Semarang, Junaedi, melalui grup Facebook Ungaran, Selasa (10/10/2017), menjelaskan hilanganya tulisan tersebut menjadi bagian dari proyek perbaikan alun-alun tersebut oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang. “Lenyapnya huruf-huruf gede ‘UNGARAN’ tak kepas dari proyek rehabilitasi Alun-Alun Kalirejo yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang,” ungkap Junaedi.

Meski demikian, Junaedi mengabarkan Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang akan menggantinya dengan tulisan lain yang menunjukkan identitas alun-alun tersebut. “Konfirmasi dari Kepala Seksi Daya Tarik Wisata (DTW) Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Sri Errita H menyebutkan bahwa giant letter ‘UNGARAN’ akan diganti dengan ‘ALUN-ALUN BUNG KARNO’,” jelas Junaedi.

Warganet yang kebanyakan mengaku sebagai warga Ungaran pun merasa kecewa dengan digantinya tulisan tersebut. Mereka menganggap tulisan yang sebelumnya lebih kece dibanding dengan tulisan “Alun-alun Bung Karno”. “Kemarin pulang belum sempat foto malah sudah hilang. Ungaran lebih cantik,” tulis pengguna akun Facebook Rasnia Aira.

“Menurut saya sudah bagus yang lama, karena bisa mempromosikan Kota Ungaran kalo dilihat dari exit tol,” tulis pengguna akun Facebook Rukhan Almahzumi.

“Bagus Ungaran sih, seandainya memang sebagai nama tempat ‘alun alun bung karno’ tak bisakah menambahnya dengan media lain, sama aja ngeluarin biaya. Tapi apalah sudah. Udh gabisa apa-apa,” ungkap pengguna akun Facebook Athuend.

Meski demikian, sebagian warganet lainnya memaklumi perubahan tersebut. Menurut mereka, tulisan tersebut diganti demi mempertegas nama Alun-Alun Bug Karno.

Junaedi mengungkapkan tulisan ‘Ungaran’ yang sebelumnya telah menjadi salah satu infrastruktur kebanggaan warga Kabupaten Semarang itu tak serta merta lenyap, namun dipindahkan ke tempat lain yang tak jauh dari Alun-alun Bung Karno. “Sedangkan giant letter ‘UNGARAN’ akan dipindah dan ditempatkan di belakang Kantor UPTD Pariwisata yang masih berada di kompleks Alun-alun Kalirejo,” pungkas Junaedi. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…