Keramba ikan di Waduk Kedungombo. (JIBI/Solopos/Istimewa) Keramba ikan di Waduk Kedungombo. (JIBI/Solopos/Istimewa)
Jumat, 13 Oktober 2017 16:15 WIB Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos/* Boyolali Share :

INFRASTRUKTUR BOYOLALI
Jalan Juwangi-WKO Akhirnya Direhab Setelah 29 Tahun Tak Dirawat

Infrastruktur Boyolali yakni jalan Juwangi ke WKO diperbaiki.

Solopos.com, BOYOLALI — Pemerintah pusat melalu Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) mengelontorkan anggaan Rp13 miliar untuk perbaikan jalan Juwangi hingga Waduk Kedung Ombo (WKO) wilayah Boyolali. Rencananya, perbaikan jalan selesai pada Desember 2017.

“Jalannya memang parah sehingga memang sudah perlu diperbaiki,” ujar Pengawas PPK Kartasura-Surakarta Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Jawa Tengah, Satijo, saat dihubungi, Jumat (13/12/2017).

Dia menambahkan proyek rehabilitasi tersebut tidak hanya berada di wilayah Boyolali, tetapi juga dua wilayah lain yang berdekatan, yakni Grobogan dan Sragen. Menurutnya, total jalan yang direhab sepanjang 23,4 km dimulai dari Monggot (Grobogan) hingga Juwangi (Boyolali). Khusus untuk wilayah Boyolali sepanjang 11,075 km.

Proyek yang dikerjakan PT Jaya Sempurna Sakti tersebut saat ini dalam tahap leveling atau pelapisan agregat A sebelum diaspal nantinya. “Perbaikannya tidak sama antara ruas satu dengan ruas lainnya, tergantung dari tingkat kerusakannya. Ada yang penambalan, ada juga yang perbaikannya berat,” imbuh Satijo.

Terpisah, salah satu perangkat Desa Wonoharjo, Kecamatan Juwangi, Tardi mengatakan salah satu ruas jalan yang diperbaiki tersebut menghubungkan Desa Wonoharjo ke Sumberlawang (Sragen), hingga Juwangi.

Menurut Tardi jalan yang direkonstruksi tersebut sudah pernah diaspal. “Pengaspalan tahun 1988, seiring dengan peresmian proyek WKO bersamaan dengan ruas Wonoharjo-Ngaren. Setelah itu atau sekitar 29 tahun kemudian tidak ada perawatan hingga saat ini,” imbuhnya seperti disampaikan dalam rilis Pemkab Boyolali.

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…