Pengunjung memilih buku yang akan mereka baca saat mengunjungi gedung Grhatama Pustaka yang terletak di Jalan janti, Bangutapan, Bantul, DI. Yogyakarta, Selasa (15/12/2015). (JIBI/Harian Jogja/Dok) Pengunjung memilih buku yang akan mereka baca saat mengunjungi gedung Grhatama Pustaka yang terletak di Jalan janti, Bangutapan, Bantul, DI. Yogyakarta, Selasa (15/12/2015). (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Jumat, 13 Oktober 2017 19:20 WIB Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Bantul Kekurangan Pustakawan

Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Bantul kekurangan pustakawan

Solopos.com, BANTUL--Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Bantul kekurangan pustakawan. Sembilan orang pustakawan yang telah dimiliki dianggap belum dapat mencukupi kebutuhan masyarakat Bantul. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Akuisisi dan Pengolahan Perpustakaan Dispusip Bantul, Dwijono Hartanto.

Padahal menurutnya, para pustakawan tersebut bertugas untuk memberikan pembinaan kepada para pengelola perpustakaan baik di desa maupun sekolah untuk mengembangkan perpustakaannya masing-masing.

Mereka perlu terjun langsung ke lapangan sehingga dapat mengetahui kendala yang terjadi dan memberikan solusi. “Karena personel kurang tidak dapat maksimal pendampingan di lapangan,” ujarnya, Kamis (12/10/2017).

Imbasnya, pengelolaan puluhan perpustakaan desa dan sekolah yang ada di Bantul kini kurang maksimal. Misalnya dari seluruh perpustakaan desa yang berjumlah 75, hanya 23 yang dikelola dengan baik.

Oleh sebab itu, menurut Hartanto pihak Dispusip kini mengusahakan cara lain seperti menghimbau 5% Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) hendaknya digunakan untuk pengelolaan Perpusdes.

lowongan pekerjaan
Carmesha Music School, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Dana Pensiun Ternyata Bukan Untuk PNS Saja

“Tahun kemarin [2016] ada satu yang dilikuidasi. Bisa saja karena pendanaannya tidak kuat” Solopos.com, JOGJA-Belum banyak masyarakat yang memahami dana pensiun swasta meskipun keberadaannya telah diatur dalam Undang-Undang No 11/1992 tentang Dana Pensiun. Jamaludin Joyoadikusumo selaku Direktur Dana Pensiun Muhammadiyah…