Ilustrasi kecelakaan. (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi kecelakaan. (JIBI/Solopos/Dok.)
Kamis, 12 Oktober 2017 19:55 WIB I Ketut Sawitra/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Waduh, Satu Mobil Rombongan Gubernur Kecelakaan

Keduanya langsung dibawa ke rumah sakit berbeda yakni Rumah Sakit Bethesda dan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Jogja

Solopos.com, JOGJA-Satu mobil dinas yang tergabung dalam rombongan Gubernur DIY mengalami kecelakaan saat hendak berangkat menuju Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo. Akibatnya dua orang Aparatur Sipil Negara Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) DIY mengalami luka-luka dan harus dirujuk ke rumah sakit.

Kepala Bidang Humas Dinas Komunikasi dan Informatika DIY Amiarsi Harwani mengatakan, mobil yang mengalami kecelakaan tersebut terpisah dari rombongan Gubernur DIY karena berangkat agak terlambat. Kemungkinan besar mobil ingin mengejar ketertinggalan.

Ia menyatakan, di tikungan Kemesu Jalan Kenteng-Dekso, mobil yang mengangkut tiga penumpang dan satu supir tersebut mengalami kecelakaan. “Karena ada tumpahan oli sehingga mobil selip dan mengalami tabrakan dengan truk pengangkut pasir,” jelas Amiarsi kepada wartawan di Kompleks Kepatihan, Kamis (12/10/2017).

Akibat kejadian ini mobil jenis Toyota Avanza tersebut mengalami kerusakan cukup parah dibagian kanan depan. Selain itu, dua penumpang mengalami luka-luka. Kedua penumpang tersebut di antaranya adalah Triatmi Heruwarsi yang menjabat sebagai Kepala Bidang Perekonomian Bappeda DIY serta Edy Santoso yang berstatus Kasubid Pertanian dan Kelautan Bappeda DIY. Keduanya langsung dibawa ke rumah sakit berbeda yakni Rumah Sakit Bethesda dan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Jogja.

Sebagai informasi, keberangkatan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan rombongan menuju Kulonprogo dalam rangka meresmikan Pusat Pengelolaan Teh Menoreh dan Launching Produk Olahan Pangan.

Sementara itu, Kepala Bappeda Tavip Agus Rayanto lewat pesan WhatsApp menyatakan, kedua anak buahnya telah selesai menjalani pengobatan. “[luka] Bu Emi sudah selesai dijahit ulang, sekarang sedang proses rontgen, tangan kanannya saat digerakan sakit. Sedangkan Pak Edy sudah selesai rontgen. Semoga keduanya segera pulih.”

lowongan pekerjaan
Carmesha Music School, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…