Gunakan kartu tol elektronik pakai raket anti-nyamuk (Instagram) Gunakan kartu tol elektronik pakai raket anti-nyamuk (Instagram)
Kamis, 12 Oktober 2017 08:00 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

VIDEO UNIK
Bayar Gerbang Tol, Pria Ini Gunakan Raket Nyamuk

Video unik kali ini tentang inovasi warga saat membayar retribusi e-toll.

Solopos.com, SOLO – Pembayaran gerbang tol menggunakan uang elektronik akhir-akhir ini menjadi bahasan di berbagai media. Para pengendara mobil diimbau menggunakan kartu e-toll. Beberapa pengendara merasa posisi sensor e-toll terlalu jauh sehingga sulit untuk meraihnya, kondisi itu menciptakan kreativitas baru dari warganet.

Seorang warganet dengan akun Instagram @antontjitro menemukan solusi untuk mengatasi posisi sensor e-toll yang terlalu dari mobil. Tak tanggung-tanggung, akun @antontjitro menggunakan raket anti-nyamuk sebagai tongkat agar sensor e-toll bisa dijangkau.

Dalam video yang diunggah Minggu (8/10/2017), tampak seorang pria mengemudi mobil secara perlahan karena memasuki gerbang tol. Semakin dekat dengan sensor e-toll, si pengemudi mengeluarkan raket anti-nyamuk yang ujungnya ditempeli kartu e-toll. Dengan raket tersebut ia dengan mudah menempel kartu e-toll di sensornya untuk melakukan pembayaran.

Cara tersebut sontak membuat warganet terinspirasi dan memberi komentar kocak. “Jenius level Einstein,” tulis akun @adheeenugroho.

“Kamu the best lah,” tulis akun @itsalberndc.

“Haha, suka-suka kau lah,” tulis akun @viincent17.

“Hahaha, cemerlang, ini pasti gak suka micin,” tulis akun @widarta._._

“Besok-besok pakai tongkat moskov sekalian,” tulis akun @alvendamuharam.

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….