Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (tengah belakang), Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X (kiri) dan Sri Paduka Paku Alam X (kanan) melaksanakan kirab sebelum pelantikan Gubernur DIY di halaman Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/10). Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama Sri Paduka Paku Alam X dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY untuk masa jabatan 2017-2022. (Harian Jogja/ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari) Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (tengah belakang), Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X (kiri) dan Sri Paduka Paku Alam X (kanan) melaksanakan kirab sebelum pelantikan Gubernur DIY di halaman Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/10). Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama Sri Paduka Paku Alam X dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY untuk masa jabatan 2017-2022. (Harian Jogja/ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Kamis, 12 Oktober 2017 08:17 WIB I Ketut Sawitra Mustika/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Usai Dilantik Presiden, Ini yang Dilakukan Sultan

Pasca dilantik menjadi Gubernur DIY untuk masa jabatan 2017-2022, Sri Sultan Hamengku Buwono X langsung kembali ke Jogja

 

Solopos.com, JOGJA--Pasca dilantik menjadi Gubernur DIY untuk masa jabatan 2017-2022, Sri Sultan Hamengku Buwono X langsung kembali ke Jogja malam itu juga. Sementara Wakilnya, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X baru sampai Rabu sore (11/10/2017).

Sekretaris Daerah (Sekda DIY), Gatot Saptadi menjelaskan, Sri Sultan HB X tiba di Jogja sekitar pukul 01.00 WIB. Ia menyatakan, setelah itu, Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat langsung kembali beraktivitas seperti biasa.

“Beliau Sudah aktif sebagai gubernur definitif. Artinya kembali ke rutinitas tugas beliau, Prinsipnya tidak boleh ada kekosongan kepemimpinan. Beliau melakukan kegiatan rutin seperti mengkoordinasikan beberapa hal dan menerima tamu,” ucap Gatot saat ditemui di kantornya, Rabu (11/10/2017).

Namun untuk agenda kegiatan Sri Sultan HB X hari itu, Gatot belum bisa menjawab karena ia mengaku belum melakukan komunikasi lebih lanjut.

Sedangkan KGPPA Paku Alam X sendiri diketahui baru kembali ke Jogja pada sore hari. Kepulangan sang penguasa Kadipaten Pakualaman disambut puluhan orang yang terdiri dari kerabat, abdi dalem dan masyarakat. Sesampainya di Puro Pakualaman, ia dan istrinya langsung bersalaman dengan para hadirin. Setelah itu, semua pihak langsung menggelar doa bersama.

“Besok saya sudah mewakili beliau [Sri Sultan HB X] sebagai keynote speaker. Jadwal seperti biasa, artinya tidak perlu penyesuaian lagi karena sudah berjalan seperti biasa,” kata KGPAA Paku Alam X kepada wartawan.

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…