Warga berjalan di jalan Dusun Blembem, Pokoh Kidul, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Rabu (11/10/2017). (Rudi Hartono/JIBI/Solopos) Warga berjalan di jalan Dusun Blembem, Pokoh Kidul, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Rabu (11/10/2017). (Rudi Hartono/JIBI/Solopos)
Kamis, 12 Oktober 2017 15:15 WIB Rudi Hartono/JIBI/Solopos Sragen Share :

SATWA LIAR WONOGIRI
Warga Pokoh Kidul Lega Kera Tak Lagi Menyerang Kambing

Satwa liar Wonogiri, kera tak lagi menyerang kambing di Pokoh Kidul.

Solopos.com, WONOGIRI — Warga sejumlah dusun di Desa Pokoh Kidul, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, lega setelah serangan kera liar terhadap ternak kambing mereka reda sejak sebulan terakhir. Meski demikian warga tetap waspada untuk mengantisipasi adanya serangan kera lagi.

Untuk diketahui, serangan kera liar terhadap kambing mengganas di Dusun Norogo, Kajar, Gudang, Blembem, Jurug, dan Semin. Pada April lalu tercatat ada delapan ekor cempe atau anak kambing mati setelah beberapa hari dilukai kera. Ada lebih banyak lagi kambing yang terluka. Kera liar menyerang kambing setiap hari pada pagi hari.

Akibat serangan itu kambing mengalami luka di kepala, kaki, dan mulut. Kambing yang tak tertolong akhirnya mati. Bahkan, ada beberapa kejadian kera menyerang orang. Saat diminta pergi kera justru mengejar warga. (baca: 2 Bulan, Serangan Kera Matikan 8 Kambing Warga Pokoh Kidul)

Warga Norogo, Suyatman, saat ditemui di rumahnya, Rabu (11/10/2017), mengatakan kera liar tak terlihat lagi sejak sebulan terakhir. Jika ada yang muncul tak sampai menyerang kambing. Atas kondisi itu dia melepas jaring pelindung kandang kambingnya di belakang rumah. Sebelumnya dia melindungi kandang kambingnya menggunakan jaring agar kera tak bisa masuk kandang.

Suyatman berharap tak ada lagi kera liar yang menyerang kambing. Hingga sekarang warga tidak mengetahui penyebab kera berperilaku aneh tersebut. Umumnya, seperti yang terjadi di wilayah lain, kera hanya mencuri makanan warga atau hasil bumi di ladang. Kera berperilaku seperti itu diduga karena makanan di habitat aslinya sudah minim. Namun, kera di Pokoh Kidul menyerang kambing.

Anehnya lagi kera hanya menyerang kambing jawa, sedangkan domba atau wedus gembel tak diserang. “Sampai sekarang belum ada yang tahu kera liar menyerang kambing sebabnya apa. Dan alhamdulillah sekarang sudah tidak ada serangan lagi. Kalau di dusun lain saya kurang tahu,” kata dia.

Meski kera sudah tak terlihat lagi di pekarangan, Suyatman tetap waspada untuk mengantisipasi serangan kera yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Dia mengecek kondisi sekitar kandang kambingnya secara berkala.

Warga Gudang, Murtini, mengatakan hal sama. Sebelumnya hampir setiap hari para tetangganya sambat kambing mereka diserang kera sampai terluka. Namun, sejak lebih dari sebulan ini tidak ada warga yang sambat. Perempuan paruh baya itu masih heran mengapa kera “bermain” hingga Desa Pokoh Kidul, bahkan sampai menyerang kambing. Padahal, tahun-tahun sebelumnya tidak pernah ada kera.

Warga Blembem, Siswanti, turut lega karena kambingnya tak lagi diserang kera. Sejak lama dia tak lagi melihat kera di sekitar rumahnya atau di pekarangan warga lain. Dia berharap serangan kera yang berlangsung hingga beberapa bulan sebelumnya tak pernah terjadi lagi.

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Jogja Istimewa Jangan Hanya Slogan, Ini Saran untuk Pemda DIY

Status istimewa yang disandang DIY, semestinya tidak hanya sekedar menjadi nama saja Solopos.com, JOGJA–Status istimewa yang disandang DIY, semestinya tidak hanya sekedar menjadi nama saja, melainkan bisa benar-benar mewujud dalam kehidupan sehari-hari, utamanya dalam hal urusan menyejahterakan masyarakat. Mantan Direktur…