Dokumen persyaratan DPD PDI-P Kota Jogja dikembalikan KPU Kota Jogja, Rabu (11/10/2017). (Beny Prasetya/JIBI/Harian Jogja) Dokumen persyaratan DPD PDI-P Kota Jogja dikembalikan KPU Kota Jogja, Rabu (11/10/2017). (Beny Prasetya/JIBI/Harian Jogja)
Kamis, 12 Oktober 2017 13:20 WIB Beny Prasetya/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

KPU Kota Jogja Kembalikan Dokumen PDI-P

Dokumen persyaratan DPD PDI-P Kota Jogja dikembalikan KPU Kota Jogja

Solopos.com, JOGJA– Dokumen persyaratan DPD PDI-P Kota Jogja dikembalikan KPU Kota Jogja, Rabu (11/10/2017). Melalui Sekretaris PDI-P Kota Jogja, Sutaryo akui KTP yang disertakan memang belum memenuhi yang disyarakatkan.

Saat proses perhitungan KTP berlangsung, Sutaryo mengakui dokumen yang disertakan belum memenuhi standar minimal yang diwajibkan, 410 KTP. Bahkan dalam Sistem Informasi Parpol (SIPOL) KPU Kota Jogja, DPD PDI-P Kota Jogja telah memasukan 718 KTP. “Kita baru menyertakan 151 KTA dan 151 KTP,” jawabnya.

Sutaryo mengatakan, bahwa dokumen persyaratan sebenarnya sudah lengkap, namun PDI-P Kota Jogja kekurangan waktu untuk menyusunnya. “Kita bakal memenuhi secepatnya,” jawab Sutaryo saat ditanya kapan akan memenuhi persyaratannya.

DPD PDI-P Kota Jogja mendatangi KPU sekitar pukul 15.30 WIB, 30 menit sebelum ditutup. Sekitar 10 anggota turut menggantarkan 352 dokumen yang akhirnya dikembalikan itu.

Walau dikembalikan, PDI-P menjadi partai kedua yang menyambangi KPU untuk memenuhi dokumen. Sebelumnya Partai Persatuan Indonesia (Perindo) telah memenuhi persyaratan yang ada, Senin (9/10/2017). Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Jogja yang rencananya akan menyerahkan pada Selasa (10/10/2017) lalu belum juga datang.

Ketua KPU Kota Jogja Wawan Budianto, mengatakan Selasa (10/10/2017) tidak ada yang memasukan verifikasi dokumen. “Sementara ini hanya Perindo dan PDI-P yang memasukan dokumen,” kata Ketua KPU Kota Jogja Wawan Budianto.

“Dokumen kami kembalikan, kami tunggu hingga jam 12 16 Oktober nanti,” tutup Wawan saat proses pengembalian dokumen di KPU Kota Jogja.

lowongan pekerjaan
Carmesha Music School, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…