Pemain Persiku Kudus (jersey biru) berebut bola dengan pemain Tilung FC (jersey kuning) di babak 16 besar Turnamen Sepak Bola BMT Tumang Cup 7 di Stadion Perjuangan Jaya Bersatu, Tumang, Cepogo, Boyolali, Rabu (11/10/2017). (Istimewa)
Kamis, 12 Oktober 2017 06:30 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Boyolali Share :

BMT TUMANG CUP
Alejandro Tobar Gagal Penalti, Persiku Kudus Tersingkir

BMT Tumang Cup digelar di Boyolali.

Solopos.com, BOYOLALI — Mantan bintang Persib Bandung, Alejandro Tobar, memperkuat Persiku Kudus saat menghadapi Tilung FC dari Papua di babak 16 besar Turnamen Sepak Bola BMT Tumang Cup 7 di Stadion Perjuangan Jaya Bersatu, Tumang, Cepogo, Boyolali, Rabu (11/10/2017).

Sayang, kehadiran mantan pemain kebanggaan Bobotoh itu gagal membawa Persiku Kudus meraih kemenangan. Menghadapi Tilung FC yang bermaterikan para pemain dari Papua Selection, Persiku Kudus langsung menurunkan Alejandro Tobar. Penyerang berusia 41 tahun berkebangsaan Chile itu tidak bisa menunjukkan performa terbaiknya karena terkendala hujan yang turun di awal laga.

“Hujan turun sangat lebat dua menit setelah kick off. Akhirnya, perwakilan kedua tim dan panpel berunding selama sekitar dua menit. Kami menyepakati pertandingan hanya berlangsung 2×35 menit karena hujan membuat kedua tim tak bisa mengembangkan permainan,” ujar Ketua Panitia BMT Tumang Cup Nursanto saat dihubungi Solopos.com seusai pertandingan.

Pertandingan pun akhirnya dilanjutkan dalam kondisi hujan lebat. Kedua tim sama-sama kesulitan untuk mengontrol irama permainan. Mereka juga kesulitan menciptakan peluang untuk mencetak gol. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor masih 0-0. Pertandingan pun dilanjutkan ke babak adu penalti. Jalannya adu penalti berlangsung ketat. Lima eksekusi penalti pertama berakhir imbang sehingga seluruh pemain kedua tim harus diturunkan untuk melanjutkan babak tos-tosan.

“Skor akhir 10-9 untuk kemenangan Tilung FC. Eksekusi penalti dari Alejandro Tobar bisa ditepis kiper Tilung FC, Adit. Eksekusi penalti dari kiper Persiku Kudus Ari Fuad masih membentur tiang. Hanya satu pemain Tilung FC yakni Kamerun yang gagal mengeksekusi penalti karena tembakan dia melebar,” jelas Nursanto.

Hasil itu membawa Tilung FC melaju ke babak delapan besar. Tilung FC sudah ditunggu sang juara bertahan yakni Rasta Ampel yang pada Selasa (10/10/2017) lalu berhasil mengalahkan Persikama Magelang melalui babak adu penalti dengan skor 5-4.

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…