Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum DPP Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto (kanan) memberikan keterangan pers seusai melakukan pertemuan di teras belakang Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/11/2016). (JIBI/Solopos/Antara/Widodo S. Jusuf)
Kamis, 12 Oktober 2017 11:10 WIB Jafar Sodiq Assegaf/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

BERITA TERPOPULER
Wajib Registrasi Nomor Ponsel hingga Elektabilitas Prabowo dan Jokowi

Berita terpopuler Solopos.com hari ini hadir dari kewajiban registrasi nomor ponsel hingga prediksi elektabilitas bakal capres 2018.

Solopos.com, SOLO – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) segera memberlakukan aturan baru tentang nomor ponsel atau SIM card. Aturan tersebut mewajibkan pemilik nomor melakukan validasi berdasarkan nomor induk kependudukan (NIK) mulai 31 Oktober 2017.

Aturan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Kominfo No. 14/2017 Tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kominfo No. 12/2016 Tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi. Kominfo menyebutkan kewajiban registrasi ini merupakan upaya pemerintah dalam mencegah penyalahgunaan nomor prabayar selain untuk kepentingan menuju identitas tunggal nasional (national single identity).

Kabar ini menjadi berita terpopuler Solopos.com hari ini, Kamis (12/10/2017). Selain berita ini, prediksi politik jelang Pilpres 2018, hingga kecelakaan di Sragen menjadi berita terlaris Solopos.com dalam 24 jam terakhir.

Berita daftar berita terpopuler Solopos.com hari ini;

lowongan pekerjaan
marketing, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…