Angelina Jolie (People.com) Angelina Jolie (People.com)
Kamis, 12 Oktober 2017 00:10 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Issue Share :

Angelina Jolie Pernah Jadi Korban Pelecehan Seksual Harvey Weinstein

Angelina Jolie mengaku pernah menjadi korban pelecehan seksual.

Solopos.com, SOLO – Kabar mengejutkan datang dari aktris top Hollywood, Angelina Jolie. Baru-baru ini, dia mengaku menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan seorang produser kenamaan, Harvey Weinstein.

Dilansir E News, Rabu (11/10/2017), aktris yang akrab disapa Angie mengatakan, Weinstein berniat melakukan perbuatan tak senonoh kepadanya. Kejadian itu terjadi pada 1998 silam menjelang perilisan filmnya, Playing by Heart. Dia tidak bisa menolak lantaran takut dikeluarkan dari proyek filmnya.

“Saya memiliki pengalaman buruk dengan Harvey Weinstein di masa muda. Dia pernah mengajak saya berkencan di hotel. Tindakan Weinstein ini sangat hina. Saya tidak menyangka dia melakukan tindakan menjijikkan seperti itu,” papar Angie lewat surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi The Times.

Angie menyebut Weinstein pernah memintanya tidur bersama. Dia sangat terkejut dengan permintaan itu dan membuatnya trauma. Tak cuma sendiri, Gwyneth Paltrow, juga pernah mengalami kejadian serupa. “Saat itu Weinstein meminta saya datang ke hotel. Betapa terkejutnya saya saat melihat Gwyneth Paltrow juga berada di sana,” sambung dia.

Gwyneth Paltrow (Pictagram)

Gwyneth Paltrow (Pictagram)

Kejadian buruk itu tentu saja membuat Angie trauma. Sejak saat itu, dia bersumpah tidak mau lagi berurusan dengan Weinstein. “Dia [Weinstein] memintaku memijat tubuhnya. Dia juga menggerayangi tubuhku. Tapi, saat itu aku masih sangat muda dan tidak berani mengungkapkan hal ini kepada siapapun. Namun, sejak saat itu aku bersumpah tidak mau lagi berurusan dengannya,” pungkasnya.

Sama seperti Angie, Gwyneth juga merasa trauma. Dia mengalami kejadian buruk itu saat berusia 22 tahun, tepatnya saat menjalin hubungan dengan Brad Pitt. Dia lantas menceritakan hal itu kepada Pitt untuk meminta perlindungan.

Pitt langsung melabrak Weinstein dan memintanya tidak melakukan kesalahan itu lagi. Gertakan dari Pitt membuat nyali Weinstein ciut. Dia lantas meminta Pitt merahasiakan kejadian itu. “Pitt menggertak Weinstein. Dia meminta si produser tengil itu tidak melakukan kesalahan yang sama lagi. Dia benar-benar sangat melindungi kekasihnya kala itu,” ungkap seorang sumber yang tak disebutkan identitasnya.

Harvey Weinstein (Variety.com)

Harvey Weinstein (Variety.com)

Sayangnya, tuduhan itu langsung dibantah oleh pihak Weinstein. Juru bicaranya, Sallie Hofmeister, mengatakan, Weinstein tidak pernah melakukan tindakan tercela seperti yang diungkapkan kedua artis itu. “Semua tuduhan tentang pelecehan seksual ini dibantah oleh Weinsten. Dia menegaskan tidak pernah melecehkan wanita manapun. Saat ini, dia enggan berkomentar lebih jauh lantaran ingin fokus dengan keluarganya,” ungkapnya. 

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…