Hasil polling mengenai alat transportasi yang dibuka Gubnernur Jateng Ganjar Pranowo di media sosial Twitter, Selasa (10/10/2017). (Twitter-@ganjarpranowo) Hasil polling mengenai alat transportasi yang dibuka Gubnernur Jateng Ganjar Pranowo di media sosial Twitter, Selasa (10/10/2017). (Twitter-@ganjarpranowo)
Rabu, 11 Oktober 2017 10:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

TRANSPORTASI JATENG
Ganjar Bikin Polling Taksi Online vs Taksi Konvensional, Begini Hasilnya…

Transportasi taksi online dan taksi konvensional diadu dalam polling yang dibuka Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Solopos.com, SOLO – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo membuka polling mengenai taksi online dan taksi konvensional melalui akun Twitternya, @ganjarpranowo, Selasa (10/10/2017). Pada polling mengenai dua moda transportasi itu, gubernur Jateng meminta warganet untuk memilih salah satu di antaranya.

“Kamu lebih suka naik taxi apa?” tanya sang gubernur kala membuka pemungutan suara tersebut. Hasilnya, moda transportasi taksi online jauh lebih disukai dibanding taksi konvensional.

Dari 929 warganet yang mengikuti polling, 88% di antara mereka lebih memilih taksi online ketimbang taksi konvensional. Sementara itu, hanya 12% sisanya yang memilih taksi konvensional.

Beragam alasan memilih taksi online ketimbang taksi konvensional pun ramai diungkapkan netizen. Kebanyakan dari mereka menilai taksi online lebih memudahkan mereka. “Online pak, simpel, enggak ribet, enggak perlu berantem buat nawar harga dulu. Pasti pas,” tulis pengguna akun Twitter @erinajulia.

Online pak. Karena harga sudah terpampang nyata dan bukan fatamorgana. Taxi konvensional deg2an liat argo apalagi kalo lalu lintas macet,” ungkap pengguna akun Twitter @JunSensen.

Online pak. Simpel, tarif jelas, mobil nyaman, bersih, wangi, driver ramah,” jelas pengguna akun Twitter @binarwulandari.

Ganjar tampaknya ingin menunjukkan bahwa masyarakat lah yang berhak menentukan alat transportasi yang ingin mereka pakai. Di kiriman lainnya, orang nomor wahid di Jateng itu memperkirakan perusahaan taksi konvensional nantinya juga akan beralih menggunakan sistem online, baik cepat atau lambat.

“Itu soal pilihan, suatu saat pasti mereka [perusahaan taksi konvensional] ke sana [online] semua,” ungkap sang gubernur. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

LIGA 2
Babak 8 Besar Ditunda, PSIS Desak Operator Beri Kepastian

Liga 2, jadwal babak delapan besar belum ditentukan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB). Solopos.com, SEMARANG — PSIS Semarang menyayangkan sikap operator kompetisi Liga 2, PT Liga Indonesia Baru (LIB), yang menunda pelaksanaan babak delapan besar. Tim yang lolos ke…