Pengguna jalan berhenti di tengah jalan di salah satu kawasan di Kota Semarang demi berteduh. (Facebook.com-Fariz) Pengguna jalan berhenti di tengah jalan di salah satu kawasan di Kota Semarang demi berteduh. (Facebook.com-Fariz)
Rabu, 11 Oktober 2017 18:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

LALU LINTAS SEMARANG
Ngadem Saat Terkena Lampu Merah, Pengguna Jalan Ramai Dicerca

Lalu lintas di Kota Semarang dianggap terganggu dengan hadirnya pengguna jalan yang berhenti terlalu jauh dari lampu lalu lintas hanya untuk mencari tempat teduh.

Solopos.com, SEMARANG – Kelakuan pengguna jalan yang menjengkelkan di tengah lalu lintas di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) memang beragam. Salah satu tingkah itu adalah berhenti jauh dari lampu lalu lintas yang menyalah merah hanya untuk mencari tempat teduh.

Kelakuan pengguna jalan itu pun ramai dicerca publik dunia maya (netizen) di media sosial Facebook lantaran dianggap sangat mengganggu. Di grup Facebook Media Informasi Kota Semarang (MIK Semar), cercaan netizen itu dilontarkan setelah pengguna akun Facebook Fariz membagikan video, Selasa (10/10/2017).

Dari video yang ia unggah, terlihat dua pengendara sepeda motor di salah satu kawasan di Kota Semarang berhenti di badan jalan yang teduh. Tampaknya, lampu lalu lintas di hadapan mereka sedang menyala merah. Namun tempat mereka berhenti sangat jauh dengan lampu lalu lintas.

Netizen menganggap tindakan seperti itu sangat mengganggu kelancaran lalu lintas di Kota Semarang. “Mengganggu jalan pengguna lain, kasih hujan pada ngeluh banjir, kasih panas bingung cari tempat berteduh,” tulis pengguna akun Facebook Wandi Kumis.

Emang e dalan e mbahe ngedem kok neng tengah dalan [Memang jalan milik kakeknya? Berteduh kok di tengah jalan],” tulis pengguna akun Facebook Desta Jumena.

Sementara itu, sebagian warganet lainnya menilai tindakan seperti dapat memicu kecelakaan lalu lintas. Mereka mengaku pernah hendak mengalami kecelakaan di Kota Semarang lantaran ada pengguna jalan yang berhenti di badan jalan jauh dari traffic light demi berteduh. “Kayak gini yang biasanya ketabrak,” tulis pengguna akun Facebook Kristianto Wijaya.

Hahhaa aku tau ngepot ngindari ngono an neng milo [Saya pernah hampir jatuh lantaran menghindari pengguna jalan yang berhenti seperti itu di kawasan Perempatan Milo],” ungkap pengguna akun Facebook Feeri Fee Kristiyanto.

Mereka berharap pengguna jalan di tengah lalu lintas Kota Semarang yang seperti itu dapat ditertibkan. Mereka menganggap tindakan seperti itu perlu ditindak pihak berwenang agar tak diulang lagi di lain waktu. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

BERITA TERPOPULER
Crane Ambruk Hingga Cerita Foto Jokowi Lap Sepatu Pakai Tisu

Berita terpopuler Solopos.com hari ini adalah berita tentang Crane pembangunan hotel roboh menimpa rumah Ketua RT. Solopos.com, SOLO – Kecelakaan kerja terjadi dalam proses pembangunan Hotel Swiss Bell di Kampung Cinderejo Lor, RT002/RW006, Gilingan, Banjarsari, Solo. Crane milik PT Surya…