Papan elektronik menunjukkan nilai tukar kurs valuta asing di Kantor Bank BRI Jakarta, Senin (7/7/2014). Nilai tukar rupiah pada akhir perdagangan, Selasa (8/7/2014) atau sehari sebelum pemungutan suara Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014, berdasarkan data Bloomberg melonjak 0,74% ke level Rp11.626 per dolar Amerika Serikat, sedangkan indeks harga saham gabungan tercatat melonjak 35,68 poin atau 0,72% ke level 5.024,71. (Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis) Ilustrasi pergerakan kurs rupiah (Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis)
Rabu, 11 Oktober 2017 09:51 WIB Aprianto Cahyo Nugroho & Renat Sofie Andriani/JIBI/Bisnis Ekonomi Share :

KURS RUPIAH
Rupiah Dibuka Menguat 14 Poin di Rp13.498/US$

Nilai tukar rupiah hari ini, Rabu (11/10/2017), dibuka menguat 14 poin di Rp13.498  per dolar AS.

Solopos.com, JAKARTA – Pergerakan nilai tukar rupiah dibuka menguat 14 poin atau 0,10% di Rp13.498 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Rabu (11/10/2017) pukul 08.00 WIB. Pada pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pukul 09.00, nilai tukar rupiah dipantau stagnan di Rp13.512 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah berakhir menguat pada perdagangan Selasa (10/10/2017), menyusul pelemahan indeks dolar AS. Rupiah ditutup menguat 0,04% atau 6 poin di Rp13.518 per dolar AS, setelah dibuka dengan kenaikan 0,1% atau 14 poin di Rp13.504 per dolar AS.

Adapun pada perdagangan, Senin (9/10/2017), rupiah ditutup menguat 0,01% ke Rp13.518 per dolar AS.

Penguatan rupiah berlangsung di saat mayoritas mata uang di Asia juga berada pada zona hijau, dipimpin renminbi China yang naik 0,60%, disusul won Korea Selatan yang menguat 0,59%.

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama terpantau melemah 0,38% atau 0,355 poin ke 93,320 pada Selasa sore  pukul 16.56 WIB.

Indeks dolar AS melemah di tengah kekhawatiran seputar kelanjutan rencana reformasi pajak AS setelah Presiden Donald Trump dikabarkan berselisih dengan sesama rekannya dari Partai Republik.

Dilansir Reuters, beberapa hari setelah pihak Kongres yang dikendalikan kubu Republik mengambil langkah penting untuk memajukan undang-undang perpajakan, Trump mengeluarkan komentar sengit dalam akun Twitternya terhadap Senator Bob Corker akhir pekan lalu.

Komentar tersebut mengancam semakin menjauhkan Trump dari anggota Partai Republik penting lainnya, seperti Senator John McCain. Keputusan McCain untuk memberi suara ‘Tidak’ diketahui menentukan kegagalan rencana kubu Republik dalam hal pencabutan Obamacare pada bulan Juli.

Meski dikenal sebagai seorang spesialis kebijakan luar negeri, Corker juga merupakan pemain kunci dalam debat perpajakan.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Dana Pensiun Ternyata Bukan Untuk PNS Saja

“Tahun kemarin [2016] ada satu yang dilikuidasi. Bisa saja karena pendanaannya tidak kuat” Solopos.com, JOGJA-Belum banyak masyarakat yang memahami dana pensiun swasta meskipun keberadaannya telah diatur dalam Undang-Undang No 11/1992 tentang Dana Pensiun. Jamaludin Joyoadikusumo selaku Direktur Dana Pensiun Muhammadiyah…