Michael van der Mark (michaelvandermark.com)
Selasa, 10 Oktober 2017 17:10 WIB Ahmad Baihaqi/JIBI/Solopos.com Balap Share :

Ternyata! Pembalap Superbike Ini Berdarah Indonesia

Michael van der Mark mengaku dirinya keturunan Indonesia

Solopos.com, SOLO – Michale van der Mark sempat menjadi perbincangan lantaran disiapkan menjadi pengganti Valentino Rossi yang cedera. Namanya lantas kian mencuat di mata masyarakat Indonesia setelah mengunggah foto salah satu hidangan Indonesia di insta story Instagram.

Seperti diketahui, Van der Mark disiapkan Yamaha untuk menggantikan Rossi di GP Aragon 2017. Hal itu lantaran Rossi diprediksi absen karena mengalami patah tulang. Namun, The Doctor justru pulih lebih cepat dan bisa membalap di Aragon.

Alhasil, Van der Mark yang notabene adalah pembalap Superbike batal tampil di Moto GP. Kendati demikian, namanya kadung dikenal banyak orang. Perilakunya pun mulai menjadi sorotan terutama oleh warganet.

Salah satunya adalah saat ia mengunggah foto masakan Indonesia di insta stroy akun Instagram pribadinya, @michaelvdmark, beberapa waktu lalu. Hal itu membuat warganet Indonesia bertanya-tanya mengapa Van der Mark suka makanan Insonesia.

Dengan banyaknya pertanyaannya tersebut, Van der Mark lantas menjawab melalui unggahan fotonya bersama sang ibu. Pembalap berusia 24 tahun itu mengaku dia memiliki darah Indonesia sehingga wajar menyukai makanan Indonesia.

Van der Mark mengaku dirinya adalah keturunan Ambon, Maluku. Sang nenek berasal dari sana, sementara ibunya memiliki darah Indonesia. Dalam unggahannya tersebut, Van der Mark juga mengikutsertakan fotonya saat ia masih kecil. Bahkan banyak netizen yang beranggapan bahwa foto Van der Mark kecil diambil saat ia masih berada di Ambon.

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…