Walikota Jogja Haryadi Suyuti (paling kiri) bersama pimpinan dewan Kota Jogja saat Rapat Paripurna Pengantar Nota Kesepakatan Antara Pemerintah Kota Jogja dan DPRD Kota Jogja tentang Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2017 di DPRD Kota Jogja, Selasa (25/10/2016) malam. (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja) Walikota Jogja Haryadi Suyuti (paling kiri) bersama pimpinan dewan Kota Jogja saat Rapat Paripurna Pengantar Nota Kesepakatan Antara Pemerintah Kota Jogja dan DPRD Kota Jogja tentang Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2017 di DPRD Kota Jogja, Selasa (25/10/2016) malam. (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 10 Oktober 2017 13:20 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

RPJMD 300 Lembar Dibahas dalam 2 Minggu, Munginkah?

Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022 Kota Jogja baru sampai di pimpinan dewan, Senin (9/10/2017)

Solopos.com, JOGJA- Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022 Kota Jogja baru sampai di pimpinan dewan, Senin (9/10/2017).

Ketua DPRD Sujanarko mengatakan hasil rapat pimpinan memutuskan Rapat Paripurna Penghantaran RPJMD akan digelar pada Kamis (12/10/2017) malam mendatang.

Koko-sapaan akrab Sujanarko mengatakan pembahasan RPJMD harus sudah selesai pada 27 Oktober nanti. Sebab, kata dia, waktu dua pekan setelah pembahasan merupakan masa fasilitasi ke provinsi sebelum raperda RPJMD disahkan maksimal 22 November mendatang.

Dengan rentang waktu hanya dua pekan pembahasan RPJMD 2017-2022, berharap masih sesuai jadwal. “Ya faktanya demikian, ya semoga sesuai jadwal,” ujar dia, Senin.

Untuk mengejar waktu, pihaknya sudah meminta kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Jogja agar membuat resume sesuai rencana strategis, karena membahas RPJMD yang tebalnya lebih dari 300 lembar itu sulit dilakukan dalam waktu dua minggu.

Lowongan pekerjaan
PT. MIC Abadi Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…