Ketua Materials Research Society- Indonesia (MRS-INA) Prof. Evvy Kartini (kanan) saat memberikan keterangan dalam konferensi, Senin (9/10/2017). (Sunartono/JIBI/Harian Jogja) Ketua Materials Research Society- Indonesia (MRS-INA) Prof. Evvy Kartini (kanan) saat memberikan keterangan dalam konferensi, Senin (9/10/2017). (Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 10 Oktober 2017 11:52 WIB Sunartono/JIBI/Harian Jogja Tak Berkategori Share :

Ratusan Peneliti Dunia Bidang Material Maju Berkumpul di Jogja, Ini yang Mereka Bahas

Tidak kurang dari 200 peneliti yang menekuni bidang material maju dari berbagai negara mengikuti konferensi internasional

Solopos.com, SLEMAN – Tidak kurang dari 200 peneliti yang menekuni bidang material maju dari berbagai negara mengikuti konferensi internasional dengan tajuk Inovasi Material Maju untuk Dunia yang Lebih Baik di Hotel Sahid Jaya Babarsari, Depok, Sleman, sejak Senin (9/10/2017) hingga Kamis (12/10/2017).

Material maju merupakan material yang dikembangkan untuk suatu kebutuhan spesifik. Magnet permanen menjadi salah satu produksi material maju.

Presiden Materials Research Society- Indonesia (MRS-INA) Prof. Evvy Kartini menjelaskan, minat peneliti dunia di bidang material maju sangat antusias dengan digelarnya konferensi di Kota Jogja.

Pihaknya menerima sekitar 200 abstrak yang dibahas dengan beragam bahasan spesifik dari material maju. Sebanyak 15 negara yang turut serta dalam konferensi itu seperti, Jepang, Taiwan, Inggris, Jerman, Amerika Serikat, Malaysia, Singapura dan lain-lain. Dengan pertemuan antar ilmuwan dari berbagai negara itu diharapkan bisa saling bertukar pemikiran.

“Tujuan dari konferensi ini adalah untuk berkolaborasi, bekerjasama antara ilmuwan yang akan kita bahas dan akademisi dari negara regional,” terang ahli nuklir BATAN ini, Senin (9/10/2017).

Pihaknya akan bertanggungjawab penuh untuk mempublikasikan sekitar 150 naskah terutama pada media yang berkaitan dengan kemajuan ilmu pengetahuan alam.

Materi itu rencananya akan diterbitkan di jurnal-jurnal internasional seperti IONICS, Materials International, Atom Indonesia, serta sejumlah jurnal ilmiah bahan-bahan melalui indonesia seperti konferensi IOP.

Dalam konferensi itu akan dibahas secara khusus mencakup beberapa subyek dalam penelitian material. Seperti aplikasi sains dan teknologi nuklir, metalurgi, keramik, komposit dan bahan suhu tinggi.

Kemudian bahan dan perangkat energi, serta bahasan tentang polimer, biomaterial dan perangkat lunak lainnya. Selain ada teori juga akan dilakukan sejumlah simulasi material.

“Dikecualikan untuk mengakomodasi topik tentang aplikasi nuklir, seperti penyinaran hamburan neutron dan lain-lain. Saya benar-benar mengakui semua tim publikasi dan reviewer yang telah bekerja sangat baik dalam meninjau semua artikel yang dikirimkan,” ungkap dia.

Dalam pelaksanaan konferensi, lanjut dia, akan ada pleno yang akan disampaikan oleh ilmuwan terkenal dari Singapura, Australia, Jepang, Korea, Indonesia, Jerman, Amerika Serikan dan Austria. Bersamaan dengan itu pula akan disampaikan tujuh keynote speaker yang memberikan presentasinya.

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Korupsi E-KTP Bisa Ganjal Ganjar di Pilgub Jateng 2018

Korupsi e-KTP menjadi bahan pertimbangan PDIP untuk kembali mengusung Ganjar Pranowo dalam Pilgub Jateng 2018. Solopos.com, JAKARTA — PDI Perjuangan berpeluang mengusung kembali Ganjar Pranowo untuk maju dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) 2018. Namun, segala…