Kaus yang dipakai Sumaryono yang diduga tewas tersambar petir di persawahan Desa Kuwu RT 003/RW 001, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Jateng, Selasa (10/10/2017) sekitar pukul 16.00 WIB. (Facebook.com-Sutomo) Kaus yang dipakai Sumaryono yang diduga tewas tersambar petir di persawahan Desa Kuwu RT 003/RW 001, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Jateng, Selasa (10/10/2017) sekitar pukul 16.00 WIB. (Facebook.com-Sutomo)
Selasa, 10 Oktober 2017 21:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

PENEMUAN MAYAT DEMAK
Diduga Tersambar Petir, Petani Tewas di Sawah

Penemuan mayat di sebidang sawah di Kabupaten Demak, Jateng diduga korban tersambar petir.

Solopos.com, DEMAK – Seorang petani bernama Sumaryono, 50, warga Desa Kuwu RT 003/RW 001, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng) ditemukan tak bernyawa di persawahan desa setempat, Selasa (10/10/2017) sekitar pukul 16.00 WIB. Sumaryono diduga tewas setelah tersambar petir.

Kabar penemuan mayat itu dikonfirmasi Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Demak Kompol Sutomo melalui akun Facebooknya. Ia menjelaskan jasad Sumaryono ditemukan tergeletak di persawahan Desa Kuwu oleh dua pria, yakni Budi Setiyo dan Hadi Susilo.

“Mengetahui ada seorang laki-laki yang tergeletak dalam keadaan meninggal dunia di pematang sawah. Kemudian dua orang saksi tersebut dengan dibantu warga menolong korban dan dibawa ke rumah duka, dilakukan pemeriksaan oleh Darsono dari Puskesmas Dempet,” ungkap Sutomo.

Sutomo menjelaskan Sumaryono tewas diduga lantaran tersambar petir. Tak ada tanda penganiayaan yang ditemukan di tubuh Sumaryono.

“Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan,” imbuhnya. Ia juga menjelaskan Wakapolsek Dempet Ipda Widarmin Kanit Reskrim Polsek Ipda Supriyanto, Kanit Intelkam Polsek Dempet bersama dua petugas jaga langsung mendatangi lokasi kejadian sesaat setelah penemuan mayat itu terjadi.

Sutomo mengimbau kepada masyarakat Demak untuk berlindung jika sedang terjadi hujan disertai petir. Menurutnya, di kawasan Demak kerap terjadi penemuan mayat korban sambaran petir. “Setiap musim penghujan pasti ada korban tersambar petir setiap tahunnya,” pungkas Sutomo. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Cara Unik Raisa Obati Rasa Kangen Suami

Raisa memiliki cara unik untuk mengobati rasa kangen dengan suaminya. Solopos.com, SOLO – Momen manis sebagai pengantin baru sangat melekat pada kehidupan Raisa Andriana dan Hamish Daud. Setelah mengikat janji suci pada 3 September 2017 lalu, pasangan artis itu menghabiskan…