Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Marshable) Ilustrasi (Marshable)
Selasa, 10 Oktober 2017 21:59 WIB JIBI/Solopos/Antara Hukum Share :

Pemuda Muhammadiyah Laporkan Seword.com agar Diblokir

Pemuda Muhammadiyah melaporkan Seword.com ke Kemenkominfo agar diblokir.

Solopos.com, JAKARTA — Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah secara resmi melaporkan situs Seword.com ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) agar diblokir. Mereka menilai situs itu telah menyebarkan kebencian dan berita bohong (hoax).

Pelaporan tersebut dilakukan oleh Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah bidang Informasi dan Komunikasi Siswanto Rawali dan diterima petugas di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Selasa (10/10/2017).

Siswanto mengatakan situs Seword.com dinilai berbahaya bagi persatuan dan kesatuan bangsa karena menyebarkan kebencian dan hoax. Untuk itu, pihaknya meminta agar situs tersebut dapat diblokir oleh Kemkominfo.

“Agar media ini tidak semakin jauh menyebarkan kebencian dan itu sangat tidak bagus bagi kehidupan berbangsa kita,” katanya seusai melaporkan hal itu.

Selain ke Kemkominfo, situs tersebut juga akan dilaporkan kepada pihak yang berwajib. “Hal ini mengingat, dalam tanggapannya, Kemkominfo mengatakan menyangkut pemblokiran menunggu instansi yang berwenang dalam hal ini Kepolisian, katanya.

“Dalam bahasanya, Kominfo harus menunggu rekomendasi dari instansi seperti kepolisian, untuk itu kita akan laporkan ke Bareskrim,” katanya.

Menanggapi pelaporan untuk pemblokiran tersebut, Plt Kepala Pusat Komunikasi dan Humas Kementerian Kominfo Noor Iza mengatakan pihaknya perlu berkoordiasi dengan lembaga lain. “Untuk konten-konten tersebut Kemkominfo perlu berkolaborasi dengan instansi terkait lainnya.”

lowongan pekerjaan
PT. SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Dana Pensiun Ternyata Bukan Untuk PNS Saja

“Tahun kemarin [2016] ada satu yang dilikuidasi. Bisa saja karena pendanaannya tidak kuat” Solopos.com, JOGJA-Belum banyak masyarakat yang memahami dana pensiun swasta meskipun keberadaannya telah diatur dalam Undang-Undang No 11/1992 tentang Dana Pensiun. Jamaludin Joyoadikusumo selaku Direktur Dana Pensiun Muhammadiyah…