Persis Solo merayakan gol (JIBI/Solopos/Chrisna Chanis Cara)
Selasa, 10 Oktober 2017 13:26 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Indonesia Share :

LIGA 2
Sudah Lolos, Persis Tetap Ngotot di Laga Pamungkas

Liga 2 akan menyajikan duel PSS Sleman vs Persis.

Solopos.com, SOLO — Persis Solo akan menjalani partai pamungkas babak 16 besar Liga 2 kontra PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (10/10/2017). Meski sudah memastikan lolos ke babak delapan besar, Laskar Sambernyawa tetap akan tampil ngotot untuk mencuri poin di markas Tim Super Elja.

Manajer Persis Solo Damar A. Pranoto, mengganggap petualangan Persis Solo di babak 16 besar sebetulnya sudah selesai setelah timnya lolos ke babak delapan besar. Meski begitu, Pranoto menginginkan Agung Prasetyo dkk. tetap tampil ngotot untuk mencuri poin di markas PSS Sleman.

“Anak-anak tetap kami minta untuk tampil fight. Meski sudah lolos, pemain harus bertarung skuat tenaga di atas lapangan,” terang Pranoto saat dihubungi Solopos.com, Senin (9/10/2017).

Melawat ke Sleman, Persis Solo dipastikan tidak bisa diperkuat M. Wahyu yang terkena hukuman akumulasi kartu kuning. Persis Solo kemungkinan bakal menurunkan pemain lapis kedua demi menjaga kebugaran pemain dalam menyongsong babak delapan besar.

“Selain M. Wahyu yang absen, ada dua pemain yang mendapat satu kartu kuning. Dua-duanya striker. Jadi, dua pemain itu kemungkinan tidak akan diturunkan untuk mengindari potensi dia absen di babak delapan besar,” jelas Pranoto.

Persis Solo juga tidak akan didampingi pelatih Widyantoro karena sanksi dari Komisi Disiplin PSSI. Dua asistennya, Albert Rudiana dan Budi Kurnia bakal menggantikan peran Widyantoro di pinggir lapangan.

“Ada anggapan bahwa Persis Solo akan melepas partai melawan PSS Sleman. Hal itu tidak benar. Kami akan all out untuk menuntaskan laga terakhir. Target kami realistis, yakni mendapat poin di kandang lawan,” tegas Albert Rudiana saat dihubungi Solopos.com.

Albert Rudiana ingin memberi bukti bahwa para pemain akan tampil ngotot di atas lapangan. Menurutnya, laga melawan PSS Sleman merupakan ujian mental bagi Agung Prasetyo dkk. “Tekanan dari suporter tuan rumah itu sangat luar biasa. Itu jadi ujian mental anak-anak,” paparnya.

lowongan pekerjaan
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…