Annisa Andriyani menunjukkan aplikasi Homecare Online di Kampus II Stikes Aisyiyah Surakarta, Selasa (10/10/2017). (Danur Lambang Pristiandaru/JIBI/Solopos) Annisa Andriyani menunjukkan aplikasi Homecare Online di Kampus II Stikes Aisyiyah Surakarta, Selasa (10/10/2017). (Danur Lambang Pristiandaru/JIBI/Solopos)
Selasa, 10 Oktober 2017 19:11 WIB Danur Lambang Pristiandaru/JIBI/Solopos Solo Share :

KESEHATAN SOLO
Dengan Aplikasi Ini, Sekali Klik Perawat Datang ke Rumah

Seorang pemilik klinik kesehatan di Solo membuat aplikasi yang dengan sekali klik bisa memanggil perawat ke rumah.

Solopos.com, SOLO — Layanan kesehatan saat ini semakin mudah diakses. Bahkan dengan sekali klik, masyarakat kini bisa memanggil perawat untuk datang ke rumah saat kondisi darurat.

Hal itu bisa dilakukan lewat aplikasi ponsel berbasis Android bernama Homecare Online. Aplikasi itu dibuat oleh Annisa Andriyani, pemilik Klinik Utama Annisa Husada Solo.

Aplikasi tersebut menawarkan empat layanan tenaga medis yang meliputi pelayanan perawat, pelayanan bidan, pelayanan fisioterapi, dan paket layanan kesehatan. Tarif layanan jasanya mulai Rp25.000 hingga Rp1 juta.

Aplikasi tersebut dapat diunduh secara gratis melalui Playstore. Aplikasi tersebut juga memberikan layanan kesehatan se-Soloraya kecuali Wonogiri karena keterbatasan sinyal.

“Aplikasi ini mulai kami rancang sejak tujuh bulan lalu. Baru pada Minggu [8/10/2017] kami luncurkan. Soalnya kami harus menghimpun dan menjaring para mitra kami seperti perawat, bidan, dan fisioterapis. Baru setelah siap, kami luncurkan dan kami mulai tahap promosi dan sosialisasi,” kata Annisa saat ditemui Solopos.com di Kampus II Stikes Aisyiyah Surakarta, Selasa (10/10/2017).

Saat ini, ada 150 mitra yang tergabung dalam layanan aplikasi kesehatan online tersebut. Mitra tersebut terdiri atas perawat, bidan, dan fisioterapis. Annisa juga mensyaratkan sertifikasi untuk para mitra sehingga tenaga medis yang tergabung dalam layanan kesehatan daring tersebut benar-benar berkompeten dan memiliki kualifikasi sebagai tenaga kesehatan.

“Kami juga menerapkan standar higienitas sesuai SOP [standard operational procedure] sehingga kami jamin kebersihannya. Selain mencantumkan harga layanan, kami juga mencantumkan biaya transportasi mitra ke rumah pasien. Setelah memilih layanan, di situ akan muncul mitra tenaga medis yang terdekat dan bisa dipilih. Mitra juga bekerja sesuai koridor yakni memberikan layanan kesehatan tanpa memberikan resep obat dan obat,” sambung dia.

Solopos.com sudah mengunduh dan menjajal aplikasi tersebut. Interface-nya cukup ramah bagi pengguna. Bagi pengguna baru diwajibkan mendaftar dengan mengisi identitas diri. Terdapat empat layanan dalam aplikasi tersebut yang meliputi perawat, bidan, fisioterapis, dan paket layanan.

Paket layanan meliputi jasa menunggu lansia selama 12 jam dalam sepekan dan menunggu lansia selama 12 jam dalam dua pekan. “Jadi pasien tidak perlu antre ke rumah sakit atau ke klinik untuk mendapatkan layanan kesehatan. Harganya juga sudah tercantum di aplikasi sehingga pasien tidak akan merasa dirugikan dengan harga yang tiba-tiba selangit. Sebenarnya layanan home care sudah banyak sekali. Tapi kalau layanan daring di Solo bahkan di Jawa Tengah mungkin baru ini,” sambung dia.

Ke depan, dia akan meningkatkan jumlah layanan kesehatan seperti gizi dan farmasi. November mendatang, Annisa juga akan melebarkan sayap ke Jogja dan pada Desember aplikasi tersebut siap merambah layanan ke Semarang.

Dalam mendukung operasional aplikasi tersebut, Annisa menggandeng empat perawat untuk pengembangan teknis dan empat tenaga di bidang teknologi dan aplikasi untuk pengembangan aplikasi.

Salah satu mitra perawat, Indra Dwi Laksita, menyambut baik aplikasi tersebut. Aplikasi tersebut dapat memudahkan pasien mencari jasa perawat, bidan, maupun fisioterapis hanya dengan menggunakan gawai.

Menurutnya, selama ini pasien kesulitan mengakses perawat, bidan, maupun fisioterapis sebelum aplikasi tersebut. “Pasien juga bisa memilih kebutuhan layanan sesuai kebutuhan. Selain itu aplikasi ini sangat memudahkan bagi kami karena bisa diaktifkan dan dinonaktifkan. Jadi kalau saya tidak ada keperluan, saya bisa mengaktifkan aplikasi ini dan menerima pesanan,” ujarnya.

 

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Wow, 1,5 Ton Apem Disiapkan untuk Upacara Adat Wonolelo

Rangkaian upacara adat Ki Ageng Wonolelo digelar di Pondok Wonolelo Widodomartani Ngemplak sejak Jumat (13/10/2017) malam Solopos.com, SLEMAN–  Rangkaian upacara adat Ki Ageng Wonolelo digelar di Pondok Wonolelo Widodomartani Ngemplak sejak Jumat (13/10/2017) malam. Event ini diharapkan dapat berdampak positif…