Kondisi kendaraan yang rusak setelah terlibat kecelakaan di Jl. A. Yani, Solo, Selasa (10/10/2017) siang. (Istimewa/Satlantas Polresta Solo) Kondisi kendaraan yang rusak setelah terlibat kecelakaan di Jl. A. Yani, Solo, Selasa (10/10/2017) siang. (Istimewa/Satlantas Polresta Solo)
Selasa, 10 Oktober 2017 18:06 WIB Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos Solo Share :

KECELAKAAN SOLO
Gara-Gara Bus Belok Mendadak, 4 Mobil dan 1 Motor Tabrakan Beruntun di Jl. A. Yani

Kecelakaan terjadi di Jl. A. Yani, Solo, melibatkan empat mobil dan satu sepeda motor.

Solopos.com, SOLO — Empat unit mobil dan satu sepeda motor rusak setelah terlibat kecelakaan karambol di Jl. A. Yani, Simpang Empat Damri, Solo, Selasa (10/10/2017) sekitar pukul 14.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut sedangkan satu orang terluka ringan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com di lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat satu unit bus tiba-tiba belok ke lajur kiri saat berjalan di Jl. A. Yani dari barat ke timur. Bus yang belok tanpa menyalakan lampu sein tersebut menyenggol truk yang melaju dari arah yang sama.

Melihat bus dan truk berhenti mendadak setelah bersenggolan, pengemudi Toyota Avanza warna silver berpelat nomor B 2455 SKZ di belakang kedua kendaraan tersebut ikut berhenti. Nahas, dari belakang mobil Avanza itu ditabrak pengendara sepeda motor Honda Beat warna hitam berpelat nomor AD 4170 XA yang tidak bisa lagi menghindar atau membelokkan arah.

Tak berhenti sampai di situ, sepeda motor tersebut disambar mobil boks warna kuning merah milik sebuah perusahaan percetakan dari belakang. Mobil boks itu juga ditabrak mobil boks lain berwarna silver berpelat nomor H 1808 IY dari belakang.

Terakhir, mobil jenazah milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moewardi berpelat nomor AD 9586 DU menabrak mobil bok warna silver. “Tadi setelah kecelakaan, bus dan truk kabur ke arah terminal. Tidak ada yang sempat mengejar sopir bus dan truk karena warga memilih membatu pengendara sepeda motor yang terjatuh,” jelas petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solo, Hananto, yang melihat kejadian tersebut, Selasa siang.

Dijumpai wartawan di lokasi kejadian, sopir mobil jenazah RSUD dr. Moewardi, Rachman Rio, mengaku sudah berusaha menghindar dengan mengerem kendaraan tapi tidak berhasil. Mobil jenazah yang dia kendarai menabrak mobil di depannya yang berhenti tiba-tiba.

Rachman dalam posisi pulang ke pangkalan selepas mengantar jenazah dari rumah duka di Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan.

“Cukup parah kerusakan mobilnya. Mesin mobil tidak bisa hidup lagi. Tapi untungnya saya tidak apa-apa, Cuma sedikit kaget saja,” jelas Rachman.

Kanit Laka Polresta Solo, AKP Hary Harianto, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Hanya ada satu orang yang mengalami luka ringan. Korban tersebut langsung dilarikan ke RS Brayat Minulya karena mengalami trauma.

Dia mengatakan pengendara yang terlibat kecelakaan sepakat menyelesaikan masalah dengan cara kekeluargaan. Artinya, masing-masing pengendara menyanggupi menanggung kerusakan yang terjadi akibat kecelakaan itu.

“Meski demikian, kami masih mencari sopir bus dan truk yang dicurigai menjadi penyebab kecelakaan,” tutur Hary mewakili Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Imam Safii.

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….