Kampung Pelangi di Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Jateng. (Instagram-@Miftaulya.rd) Kampung Pelangi di Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Jateng. (Instagram-@Miftaulya.rd)
Selasa, 10 Oktober 2017 10:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

Kampung Pelangi Disertifikasi Lahannya, Menteri Agraria Janji Beri Bantuan

Kampung Pelangi Kota Semarang diwacanakan disertifikasikan lahannya, wacana itu didukung pula oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil.

Solopos.com, SEMARANG — Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil mendukung dan siap membantu program penyertifikatan lahan di Kampung Pelangi yang difasilitasi Pemerintah Kota Semarang. Kampung Pelangi yang disulap menjadi kawasan yang berwarna-warni adalah destinasi wisata baru andalan Kota Semarang meskipun semula adalah perkampungan kumuh.

Dukungan itu disampaikan Sofyan Djalil di sela-sela kunjungan kerja ke Kampung Pelangi Kota Semarang, Senin (9/10/2017). Didampingi Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Sofyan terlihat antusias berkeliling perkampungan yang kini banyak dikunjungi wisatawan karena daya tariknya dengan rumah dengan corak warna beraneka ragam.

“Saya senang sekali. Inisiatif Pak Wali [Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi] menjadikan ini sebagai bagian yang sangat unik bagi Kota Semarang,” kata Sofyan kepada Hendi—sapaan akrab Hendrar Prihadi—yang kompak mengenakan busana batik.

Ia menilai Kampung Pelangi Semarang bisa menjadi contoh baik yang layak ditiru oleh daerah-daerah lain di Indonesia dengan keberhasilan menyulap kawasan yang semula kumuh menjadi destinasi wisata nan cantik. “Saya yakin sesuatu yang baik itu bersumber dari orang yang baik dan akan ditiru oleh orang lain. Bagus sekali, Pak Wali,” katanya.

Oleh karena itu, Sofyan mendukung pengembangan Kampung Pelangi dalam kapasitasnya sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang, yakni penyertifikatan lahan di perkampungan itu yang belum tersertifikasi. Wali Kota Hendi pun menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan Kementerian Agraria dan Tata Ruang dalam upaya penyertifikatan lahan di Kampung Pelangi.

Dari total 318 bidang lahan di Kampung Pelangi, politikus PDI Perjuangan itu menyebutkan baru 148 bidang lahan yang sudah bersertifikat. “Ini sesuatu yang luar biasa. Di sela-sela kunjungan Pak Presiden [Presiden Joko Widodo], Pak Sofyan mau menyempatkan diri melihat Kampung Pelangi,” katanya.

Dengan dukungan dari Pemkot Semarang dan pemerintah pusat, Hendi mengharapkan masyarakat bisa lebih handarbeni dalam merawat, menjaga, dan mengembangkan lingkungannya menjadi lebih baik. Warga Kampung Pelangi juga menyampaikan kegembiraannya atas dukungan yang diberikan pemerintah pusat, salah satunya Ali Muhtar yang merasa bersyukur dengan adanya dukungan tersebut.

“Pak Wali saat ini sangat memberikan support dengan menggerakkan warga sampai tingkat bawah. Apalagi, dengan adanya program sertifikat. Ini bukan hanya impin bagi kami, tetapi generasi setelah kami,” katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…