Polisi berjaga di Stasiun Solo Balapan menghalau kehadiran suporter Persis Solo naik kereta menuju Jogja, Selasa (10/10/2017) siang. (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos) Polisi berjaga di Stasiun Solo Balapan menghalau kehadiran suporter Persis Solo naik kereta menuju Jogja, Selasa (10/10/2017) siang. (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)
Selasa, 10 Oktober 2017 14:23 WIB Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos Solo Share :

Dilarang Masuk Stasiun Balapan, Pasoepati Adu Mulut dengan Polsuska

Sejumlah Pasoepati memaksa masuk ke Statiun Balapan namun dilarang petugas.

Solopos.com, SOLO — Sejumlah suporter Persis Solo kedapatan memaksa masuk Stasiun Solo Balapan pada Selasa (10/10/2017) sekitar pukul 10.00 WIB, untuk bisa menaiki kereta Prambanan Ekspres (Prameks) menuju Jogja.

Hal itu dikonfirmasi Danton 1 Polresta Solo, Aiptu Eko Maryanto, saat ditemui di Stasiun Solo Balapan, Kamis siang. Dia menyebut sedikitnya ada lima pemuda membawa atribut Persis Solo berusaha masuk Stasiun Solo Balapan dengan memaksa petugas Stasiun.

Dia menyebut, sempat terjadi adu mulut antara para pemuda tersebut dengan Polisis Khusus Kerata Api (Polsuska) di pintu masuk Stasiun, tempat verifikasi tiket kereta api.

“Ada suporter yang memaksa masuk Stasiun. Mereka emosi karena tidak bisa masuk Stasiun setelah terlanjur membeli tiket kereta menuju Jogja. Kemudian terjadi adu mulut dengan petugas, tapi tidak sampai ricuh,” kata Eko.

Eko menyebut para pemuda itu tetap dilarang masuk Stasiun Solo Balapan karena terindikasi hendak menonton pertandingan Persis Solo melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, DIY pada Selasa sore. (baca: Panpel PSS Tolak Pasoepati)

Eko menegaskan suporter Persis dilarang menonton pertandingan di Stadion Maguwoharjo. Menurut dia, beberapa soporter yang gagal masuk di Stadiun Balapan pindah ke Stasiun Purwosari untuk tetap bisa naik Kereta Api Prameks menuju Jogja.

“Di sana [Stasiun Purwosari], para suporter tetap tidak bisa masuk. Petugas sudah berjaga di sana. Kami telah membagi zona pengamanan. Petugas di zona 1 berjaga di Banjarsari termasuk Stasiun Balapan dan zona 3 di Laweyan dan Serengan termasuk Stasiun Purwosari,” jelas Eko.

Eko meminta suporter Persis mematuhi ketentuan. Panpel PSS Sleman telah resmi mengeluarkan surat larangan kepada suporter Persis Solo untuk hadir di Stadion Maguwoharjo saat Laskar Samber Nyawa menghadapi Super Elja dalam lanjutan babak 16 besar liga 2 pada Selasa pukul 15.00 WIB.

“Kami mengimbau suporter Persis Solo tidak usah berangkat menonton pertandingan. Kalau rekreasi ke Jogja, silakan. Kalau mau nonton bola, silakan datang ke halaman Benteng Vastenburg,” jelas Eko.

Salah seorang Pasoepati, Aldiano, 22, kecewa dilarang masuk Stasiun Balapan pada Selasa pagi untuk naik kereta api Prameks menuju Jogja. Dia sudah membeli tiket kereta api. Aldiano berencana menunggang bus untuk tetap datang ke Stadion Maguwoharjo. Dia menyebut, beberapa rekannya yang merupakan suporter Persis sudah terlebih dahulu sampai Jogja sejak Selasa pagi dengan berkendara sepeda motor.

lowongan pekerjaan
STAFF ADMINISTRASI & KEUANGAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Wow, 1,5 Ton Apem Disiapkan untuk Upacara Adat Wonolelo

Rangkaian upacara adat Ki Ageng Wonolelo digelar di Pondok Wonolelo Widodomartani Ngemplak sejak Jumat (13/10/2017) malam Solopos.com, SLEMAN–  Rangkaian upacara adat Ki Ageng Wonolelo digelar di Pondok Wonolelo Widodomartani Ngemplak sejak Jumat (13/10/2017) malam. Event ini diharapkan dapat berdampak positif…