Tim Gegana Brimob, Grogol, Sukoharjo, mengurai benda berbentuk pipa berangkai kabel yang ditemukan warga, Minggu (8/10/2017). (Istimewa) Tim Gegana Brimob, Grogol, Sukoharjo, mengurai benda berbentuk pipa berangkai kabel yang ditemukan warga, Minggu (8/10/2017). (Istimewa)
Selasa, 10 Oktober 2017 00:35 WIB Trianto Hery Suryono/JIBI/Solopos Sukoharjo Share :

Dikira Bom, Penemuan Rangkaian Pipa Berkabel Gegerkan Warga Mojolaban Sukoharjo

Rangkaian pipa berkabel ditemukan warga Mojolaban, Sukoharjo.

Solopos.com, SUKOHARJO — Masyarakat Dukuh Sembung Kulon RT 001/RW 012, Desa Bekonang, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, dikagetkan penemuan rangkaian pipa berkabel di dekat tempat pembuangan sampah, Minggu (8/10/2017).

Benda itu dikira bom sehingga warga setempat sempat geger. Benda mencurigakan itu berada di tempat sampah dan kali pertama diketahui warga yang bertugas membuang sampah, Karmanto.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Minggu, jalan menuju lokasi penemuan benda itu sempat ditutup selama tim gegana Brimob mengamankannya. Benda sejenis pipa paralon berbahan besi itu ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB.

Benda sejenis pipa berangkai kabel yang diduga bom rakitan ditemukan warga Dukuh Sembung Kulon RT 001/RW 012, Desa Bekonang, Mojolaban, Sukoharjo, Minggu (8/10/2017). (Istimewa)

Benda sejenis pipa berangkai kabel yang diduga bom rakitan ditemukan warga Dukuh Sembung Kulon RT 001/RW 012, Desa Bekonang, Mojolaban, Sukoharjo, Minggu (8/10/2017). (Istimewa)

Warga menduga benda tersebut bom rakitan. Karmanto, 55, tukang sampah yang menemukan benda itu, kaget saat melihatnya.

Warga Dukuh Sembung Wetan, Desa Bekonang, Kecamatan Mojolaban itu tak berani mendekat kemudian memberi tahu warga lainnya, Dwi, 20, dan Wardoyo, 20.

Mendengar penuturan Karmanto, Dwi dan Wardoyo melaporkan penemuan benda itu ke Polsek Mojolaban. Anggota Polsek di bawah koordinasi Kapolsek Mojolaban, AKP Priyono, datang dan mensterilkan lokasi sekitar sembari menunggu tim gegana dari Detasemen C Brimob Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, tiba di lokasi.

Agar masyarakat tidak mendekat polisi memasang police line. Tim gegana di bawah pimpinan Iptu Maruto datang sekitar pukul 11.30 WIB dan selang 25 menit kemudian anggota tim gegana membawa benda mencurigakan ke Polsek Mojolaban untuk diurai.

Kasubbag Humas Polres Sukoharjo, AKP Joko Sugiyanto, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, menegaskan benda yang ditemukan itu setelah diurai dipastikan bukan bom. Menurutnya, benda yang ditemukan warga itu terdiri atas lima pipa sepanjang 17 sentimeter, diameter tiga sentimeter, dan ada sumbu atau kabel.

“Hasil pemeriksaan dari tim penjinak bom Brimob diketahui benda tersebut alat pemanas atau katrit hecter bukan benda yang membahayakan. Benda itu selanjutkan diamankan tim Jibom Brimob Grogol,” katanya.

Joko mengatakan pipa itu berisi pasir dan per. Mantan Kapolsek Nguter ini meminta masyarakat tidak panik karena benda yang ditemukan dipastikan bukan bom.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang cepat melapor ke kepolisian sehingga segera dilakukan penanganan. Kepekaan dan kepedulian masyarakat hendaknya terus dikembangkan sehingga saat melihat benda mencurigkan melapor ke polisi.”

lowongan pekerjaan
PT. SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Wow, 1,5 Ton Apem Disiapkan untuk Upacara Adat Wonolelo

Rangkaian upacara adat Ki Ageng Wonolelo digelar di Pondok Wonolelo Widodomartani Ngemplak sejak Jumat (13/10/2017) malam Solopos.com, SLEMAN–  Rangkaian upacara adat Ki Ageng Wonolelo digelar di Pondok Wonolelo Widodomartani Ngemplak sejak Jumat (13/10/2017) malam. Event ini diharapkan dapat berdampak positif…