Ilustrasi berjalan kaki. (rd.com) Ilustrasi berjalan kaki. (rd.com)
Selasa, 10 Oktober 2017 17:34 WIB JIBI/Solopos/Antara Fokus Share :

Cara Berjalan Ungkap Kepribadian Seseorang

Kepribadian seseorang dapat dilihat dari caranya berjalan.

Solopos.com, SOLO – Kecepatan berjalan seseorang ternyata bisa menunjukkan kepribadiannya. Menurut studi yang diterbitkan di jurnal Social Psychological and Personality Science, orang-orang ekstrovert berjalan lebih cepat ketimbang rekan mereka yang introvert.

Sebagaimana dilansir Antara dari Medical Daily, Selasa (10/10/2017), para peneliti di Amerika Serikat dan Prancis menemukan, orang yang berjalan relatif cepat cenderung lebih tinggi nilai extraversion–tipe kepribadian yang minatnya lebih mengarah ke alam dan fenomena sosial, openness (imajinaif, kreatif dan artistik), conscientiousness-nya (kemampuan fokus), dan lebih rendah untuk neuroticsm (pengaruh dan pengendalian emosi).

Extraversion berhubungan dengan kecepatan berjalan rata-rata 0,06 meter per detik. “Studi ini membuktikan kecepatan berjalan merefleksikan kepribadian individu,” tutur peneliti.

Para peneliti mengumpulkan data dari lebih dari 15.000 orang dewasa demi mengetahui kepribadian mereka dan cara berjalannya.

Data kepribadian para partisipan diambil melalui survei berdasarkan lima kepribadian besar, yakni extraversion, openness, conscientiousness, agreeableness, dan neuroticism.

Kepribadian tak hanya mempengaruhi kecepatan berjalan, tetapi juga cara berjalan. Mereka yang lebih rendah nilai neuroticism dan lebih tinggi nilai extraversion, conscientiousness dan opennes-nya, cenderung tak mengurangi kecepatan berjalannya ketimbang orang lainnya.

Sebuah studi sebelumnya memperlihatkan, mereka yang lebih tinggi nilai neuroticsm dan conscientiousness yang lebih rendah kurang aktif bergerak dan lebih banyak melakukan perilaku sedentary (tak beraktivitas).

“Jika Anda pergi bersama keluarga, lalu orang tua Anda bilang, “Cepat”, “Ayo” atau “Lihat ini”, itu akan berpengaruh pada kecepatan berjalan Anda,” tutur Patti Wood, penulis buku Snap: Making the Most of First Impressions.

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTORINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…