Warga Sekip, Kadipiro, mengambil air bersih dari mobil tangki kiriman PDAM Solo, Selasa (10/10/2017) pagi. (Istimewa/Jauhari) Warga Sekip, Kadipiro, mengambil air bersih dari mobil tangki kiriman PDAM Solo, Selasa (10/10/2017) pagi. (Istimewa/Jauhari)
Selasa, 10 Oktober 2017 17:33 WIB Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos Solo Share :

AIR BERSIH SOLO
Mesin Pompa Sumur Dalam PDAM Rusak, Warga Kadipiro Krisis Air

Warga Kadipiro, Banjarsari, Solo, kesulitan mendapat air bersih karena mesin pompa rusak.

Solopos.com, SOLO — Warga di sejumlah kampung di Kelurahan Kadipiro, Banjarsari, Solo, kesulitan memperoleh air bersih sejak mesin pompa air di sumur dalam Kadipiro II milik Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Solo rusak, Senin (9/10/2017) sore.

Kabid Produksi PDAM Solo, Giyoto, membenarkan adanya kerusakan mesin pompa air di Sumur Dalam Kadipiro II sehingga menyebabkan distribusi air bersih ke rumah warga tersendat. Dia membeberkan beberapa kampung di Kadipiro yang terdampak kerusakan mesin pompa air di sumur dalam Kadipiro II, antara lain Bayan, Lemah Abang, Nayu, Karangasem, Bonoloyo, Banyuagung, Tanggul Sari, Sambirejo, Sendangmulyo, Jetis, dan Sukomulyo.

“Kami mohon maaf pelayanan air bersih ke pelanggan di wilayah Kadipiro khususnya terganggu karena adanya kerusakan mesin pompa air di sumur dalam Kadipiro II,” kata Giyoto saat diwawancarai Solopos.com, Selasa (10/10/2017).

Giyoto menargetkan layanan air bersih ke warga pelanggan PDAM di seputaran Kadipiro bisa kembali normal pada Rabu (11/10/2017). PDAM langsung membeli mesin pompa baru untuk dipasang di sumur dalam Kadipiro II setelah mengetahui mesin pompa lama rusak.

Dia meminta warga bersabar hingga PDAM bisa mengganti mesin pompa yang rusak dengan mesin pompa baru. Giyoto mengatakan penyebab kerusakan mesin pompa dipastikan bukan karena elevasi muka air tanah yang surut.

“Kami targetkan dalam dua hari kerusakan mesin pompa bisa tertangani. Kami langsung order mesin baru. Hari ini [Selasa] mesin dalam perjalanan ke Solo dari Semarang. Ini murni kerusakan mesin, tidak terpengaruh level air. Air sumur bisa diambil rata rata 40 liter/detik,” jelas Giyoto.

Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama PDAM Solo, Bayu Tunggul, mengatakan PDAM pada Selasa pagi mengirim dua mobil tangki berisi air bersih kepada warga yang terdampak kerusakan mesin pompa air di sumur dalam Kadipiro II.

PDAM kembali mengirim mobil tangki pada Selasa sore. Dia menyebut kerusakan mesin pompa air di sumur dalam termasuk hal yang wajar. Menurut Bayu, kerusakan bisa terjadi karena level air yang turun atau daya yang tidak stabil.

“Dulu bahkan pernah baru diganti dua hari mesin harus diganti lagi karena terbakar. Kalau kondisi normal, life time period mesin pompa bisa lama. Kerusakan mesin pompa di sumur dalam Kadipiro II segera kami tangani. Kami ganti dengan mesin pompa baru,” jelas Bayu.

Salah seorang warga Kampung Sekip RT 004/RW 023 Kadipiro, Jauhari, mengaku mengalami krisis air saat mesin pompa air di sumur dalam Kadipiro II rusak. Dia menyebut PDAM sudah mengirim dua mobil tangki ke Kampung Sekip untuk menyuplai air bersih darurat kepada warga pada Selasa pagi.

Namun, menurut Jauhari, kapasitas air yang dibagikan kepada warga terlalu sedikit. Warga butuh lebih banyak lagi air bersih untuk mencukupi kebutuhan mandi cuci kakus (MCK).

“Kalau mau sempurna, tentu [suplai air bersih darurat dari PDAM] masih jauh, tapi mereka sudah berusaha memberikan pelayanan prima dengan kondisi yang terbatas,” jelas Jauhari.

lowongan pekerjaan
PT. SO GOOD FOOD, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Wow, 1,5 Ton Apem Disiapkan untuk Upacara Adat Wonolelo

Rangkaian upacara adat Ki Ageng Wonolelo digelar di Pondok Wonolelo Widodomartani Ngemplak sejak Jumat (13/10/2017) malam Solopos.com, SLEMAN–  Rangkaian upacara adat Ki Ageng Wonolelo digelar di Pondok Wonolelo Widodomartani Ngemplak sejak Jumat (13/10/2017) malam. Event ini diharapkan dapat berdampak positif…