Kartu Indonesia Pintar. Menteri Sosial, Khofifah Indar Pawarsa, tengah membagikan Kartu Indonesia Pintar kepada para siswa di SMAN 1 Semarang, Senin (9/10/2017). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
Selasa, 10 Oktober 2017 06:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

AGENDA PRESIDEN
Singgah ke SMAN 1 Semarang, Jokowi Bagikan KIP ke 1.500 Siswa

Agenda Presiden Joko Widodo ke Semarang, salah satunya adalah membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada 1.500 siswa tidak mampu.

Solopos.com, SEMARANG – Berkunjung ke SMAN 1 Semarang menjadi salah satu agenda Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Senin (9/10/2017). Di sekolah itu, Jokowi juga berkesempatan membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada para siswa dari kalangan tidak mampu di Kota Semarang.

Ada 1.500 siswa yang mendapat KIP dari Jokowi. Mereka mayoritas merupakan siswa yang berasal dari kalangan keluarga tidak mampu, baik jenjang SD, SMP, SMA dan SMK, maupun yang menempuk kelompok belajar pendidikan kesetaraan (kejar paket).

“KIP ini supaya digunakan sebaik-baiknya. Boleh untuk membeli kebutuhan sekolah, seragam, sepatu, dan lain-lain. Tapi, tidak boleh untuk beli pulsa,” pesan Jokowi dalam sambutannya dalam acara penyerahan KIP di SMAN 1 Semarang, Senin.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga turut membagikan hadiah berupa sepeda kepada salah seorang siswa SDN Lamper 2, Olke. Siswa yang duduk di bangku kelas VI itu berhak mendapat sepeda setelah berhasil menjawab pertanyaan Jokowi untuk menyebutkan kelima sila dalam Pancasila.

Sementara itu, Menteri Sosial Khofifah Indar Pawarsa, yang turut hadir mendampingi Jokowi dalam kunjungan itu menyebutkan 1.500 siswa di Semarang yang mendapat KIP itu terdiri dari 554 siswa SD, 452 siswa SMP, 95 siswa SMA, 44 siswa SMK, dan 355 siswa kejar paket, baik A, B maupun C.

Dengan KIP ini para siswa bisa mendapat bantuan Rp450.000 untuk siswa SD. Yang siswa SD dan SMP bisa dicairkan dananya di BRI, sedang untuk SMA dan SMK di BNI,” terang Khofifah.

Selain membagikan KIP, dalam kesempatan itu rombongan Presiden Jokowi juga membagikan kartu Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 7.000 keluarga. Ke-7.000 keluarga yang mendapat kartu peserta PKH itu terdiri dari 1.000 keluarga asal Kota Semarang, 1.000 dari Kabupaten Semarang, 2.000 dari Kendal, 1.000 dari Grobogan, dan 2.000 keluarga lainnya dari Demak.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Lowongan Pekerjaan
CV SINDUNATA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…