Presiden Joko Widodo menunjukkan dokumen sertifikat tanah saat berbicara pada acara Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat, di Kota Semarang, Jateng, Senin (9/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo) Presiden Joko Widodo menunjukkan dokumen sertifikat tanah saat berbicara pada acara Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat, di Kota Semarang, Jateng, Senin (9/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Selasa, 10 Oktober 2017 05:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo Feature Share :

FOTO AGENDA PRESIDEN
Begini Jokowi Bagikan Sertifikat Tanah

Agenda Presiden Jokowi membagikan sertifikat tanah.

Presiden Jokowi menunjukkan dokumen sertifikat tanah dalam acara Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat, di Kota Semarang, Jateng, Senin (9/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

Presiden Jokowi menunjukkan dokumen sertifikat tanah dalam acara Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat, di Kota Semarang, Jateng, Senin (9/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

Presiden Joko Widodo, Senin (9/10/2017), menyerahkan 7.000 sertifikat tanah untuk warga Semarang Raya, Jawa Tengah. Penyerahan secara simbolis serifikat tanah kepada 12 orang perwakilan penerima itu dilaksanakan langsung oleh Jokowi dalam agenda kunjungan kerja presiden ke Kota Semarang dalam acara Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat yang digelar di Lapangan Simpang Lima, Kota Semarang, Jateng.

 Presiden Joko Widodo (kanan) menunjukkan dokumen sertifikat tanah kepada seorang warga penerima sertifikat tanah saat Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat, di Kota Semarang, Jateng, Senin (9/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

Presiden Joko Widodo (kanan) menunjukkan dokumen sertifikat tanah kepada seorang warga penerima sertifikat tanah saat Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat, di Kota Semarang, Jateng, Senin (9/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

Para penerima sertifikat tanah dalam Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat itu adalah warga Semarang Raya yang terdiri atas 1.000 warga Kota Semarang, 1.000 orang dari Kabupaten Semarang, 2.000 orang dari Kabupaten Demak, 2.000 orang dari Kabupaten Kendal, dan 1.000 orang dari Kabupaten Grobogan. Sejauh ini, di Jateng baru tercapai 50% dari target 2017 menyertifikasi 630.000 bidang tabah. Sementara tahun 2018 ditargetkan sebanyak 1.200.000 sertifikat.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…