Kepala Imigrasi Kelas III Ponorogo, Najarudin Safaat. (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com) Kepala Imigrasi Kelas III Ponorogo, Najarudin Safaat. (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Selasa, 10 Oktober 2017 11:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

244 WNA Tinggal di Ponorogo untuk Nyantri dan Kuliah

Sebanyak 244 orang asing tinggal dan mencari ilmu di Ponorogo pada tahun 2017.

Solopos.com, PONOROGO — Warga negara asing (WNA) yang tinggal di wilayah Ponorogo pada tahun 2017 ini mencapai 244 orang. Seluruh warga asing yang tinggal di Ponorogo merupakan pelajar.

Kepala Imigrasi Kelas III Ponorogo, Najarudin Safaat, mengatakan tahun ini ada lebih dari 240 warga asing tinggal di Ponorogo. Sebagian besar mereka merupakan santri Pondok Modern Darussalam Gontor.

Dia menyebut ada 230 santri asal luar negeri yang mondok atau mencari ilmu di Pondok Gontor. Sedangkan tujuh orang asing merupakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo dan tujuh orang asing merupakan mahasiswa IAIN Ponorogo.

“Yang terpantau kami ada di tiga lokasi itu. Tetapi paling banyak di Pondok Gontor,” kata dia, Selasa (10/10/2017).

Najar menyampaikan seluruh pelajar asing yang ada di Ponorogo telah memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas). Kitas ini memiliki masa berlaku satu hingga dua tahun. Untuk perpanjangan Kitas yaitu kalau masa satu tahun bisa diperpanjang sebanyak empat kali, sedangkan untuk masa Kitas dua tahun bisa diperpanjang sebanyak dua kali.

“Tapi sebelum menggunakan Kitas, biasanya mereka menggunakan visa kunjungan yang itu masa berlakunya sekitar 30 hari,” kata Najar.

Dia menambahkan WNA yang menuntut ilmu di Ponorogo yaitu berasal dari Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, dan negara Asia Tenggara lainnya.

Menurut Najarudin, saat ini tidak ada pekerja asing di Kota Reog. Sedangkan untuk wisatawan asing yang datang ke Ponorogo tidak masuk dalam pemantauan petugas Kantor Imigrasi.

lowongan pekerjaan
STAFF SURVEY,MARKETING,SPG,SPB, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…