Juru bicara Sinuhun PB XIII, K.P.A. Ferry Firman Nurwahyu (kanan), menunjukkan surat keputusan (SK) bebadan baru di Sasana Putra Keraton Solo, Minggu (8/10/2017). (Ivan Andimuhtarom/JIBI/Solopos) Juru bicara Sinuhun PB XIII, K.P.A. Ferry Firman Nurwahyu (kanan), menunjukkan surat keputusan (SK) bebadan baru di Sasana Putra Keraton Solo, Minggu (8/10/2017). (Ivan Andimuhtarom/JIBI/Solopos)
Selasa, 10 Oktober 2017 15:40 WIB Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos Solo Share :

KERATON SOLO
PB XIII Minta Semua Pihak Legawa Menerima Bebadan Baru

Raja Keraton Solo PB XIII meminta semua pihak menerima bebadan baru yang dia bentuk.

Solopos.com, SOLO — Raja Keraton Solo Pabu Buwono (PB) XIII melalui para juru bicaranya meminta semua pihak legawa menerima Surat Keputusan (SK) PB XIII No. 007/2017 tentang struktur baru bebadan Keraton Solo.

Pergantian kabinet di lingkungan Keraton Solo dipastikan tanpa prosesi serah terima jabatan. Dalam waktu dekat, pejabat baru dalam struktur bebadan Keraton itu mulai bekerja dan akan ada koordinasi antarpengageng untuk membuat program kerja.

“Menteri saja di-reshuffle tidak masuk lagi dalam kabinet juga tidak masalah. Pergantian bebadan ini kan juga untuk regenerasi,” kata juru bicara PB XIII, K.P.A. Ferry Firman Pradotonagoro, Selasa (10/10/2017).

Sementara itu, meskipun sudah ada pengukuhan bebadan pada Minggu (8/10/2017), hingga Senin (9/10/2017) seluruh pejabat di bebadan belum menerima SK tertulis dari PB XIII. Hal ini menjadi pertanyaan sejumlah adik PB XIII termasuk Mahamenteri K.G.P.H. Panembahan Agung Tedjowulan yang menjabat Pengageng Paran Parakarso sesuai SK No. 007/2017 itu.

“Tadi malam, kami coba cek ke beberapa person yang masuk bebadan tersebut, ternyata belum ada satu pun person yang sudah mendapatkan SK tertulis dari Sinuhun,” kata adik PB XIII, G.P.H. Soeryo Wicaksono, kepada Solopos.com, Selasa.

Dia menduga ada politik “lempar bola” atau uji nyali dalam agenda pembentukan bebadan Keraton tersebut. “Bahkan Panembahan Tedjowulan yang katanya tercantum dalam bebadan baru sebagai paran parakarso, ketika semalam minta SK tertulis dari Sinuhun harus menunggu sampai tiga jam di Sasana Putra. Sinuhun tidak mau menemui apalagi memberikan SK yang kemarin diumumkan, ini kan aneh,” papar Neno, sapaannya.

Pengageng Sasana Wilapa yang baru, K.R.A. Dany Nursugama, menjelaskan SK No.007/2017 saat ini masih dalam proses penggandaan. Setelah digandakan, SK itu akan dikirimkan ke seluruh pengageng dan seluruh instansi terkait termasuk Pemerintah Kota Solo.

“Ya, jadi memang belum kami sampaikan ke seluruh pengageng,” kata Dany, saat dihubungi Solopos.com, kemarin.

Soal serah terima jabatan pengageng, dia menegaskan tidak perlu ada. Namun, PB XIII memberikan waktu tiga bulan kepada Tim Lima atau Panca Narendra untuk menyampaikan laporan pertanggungjawabannya.

Menurut Dany, masalah pengesahan bebadan Keraton sudah klir tidak ada masalah apa pun. Secara de facto dan de jure, kata dia, pembentukan bebadan baru ini sah sehingga bisa langsung bekerja jika sewaktu-waktu Sinuhun memberikan petunjuk.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, pembentukan bebadan Keraton ini membuat hubungan Sinuhun dengan adik-adiknya seperti K.G.P.H.Benowo dan K.G.P.H. Dipokusumo kembali meruncing. (Baca: Pembentukan Bebadan Baru Kejutkan Adik-Adik PB XIII)

Adik PB XIII yang sebelumnya Pengageng Sasana Wilapa, G.R.Ay. Koes Moertiyah atau Mbak Moeng, menyebut setelah tingalan jumenengan PB XIII April lalu, seluruh adik PB XIII sudah mengadakan pertemuan dan menyepakati struktur bebadan yang memasukkan seluruh adik PB XIII. Struktur itu sudah diajukan kepada PB XIII tapi ditolak.

“Bahkan Benowo juga kami masukkan, semuanya. Saya juga heran, Dipo [Dipokusumo] yang sebelumnya kami anggap mendukung pemersatuan seluruh adik-adik raja kini malah merapat ke sana, bahkan informasi soal bebadan ini kami tidak diberi tahu,” papar Moeng.

lowongan pekerjaan
Carmesha Music School, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Wow, 1,5 Ton Apem Disiapkan untuk Upacara Adat Wonolelo

Rangkaian upacara adat Ki Ageng Wonolelo digelar di Pondok Wonolelo Widodomartani Ngemplak sejak Jumat (13/10/2017) malam Solopos.com, SLEMAN–  Rangkaian upacara adat Ki Ageng Wonolelo digelar di Pondok Wonolelo Widodomartani Ngemplak sejak Jumat (13/10/2017) malam. Event ini diharapkan dapat berdampak positif…