Penyanyi Syahrini berjalan untuk menjalani pemeriksaan kasus biro perjalanan First Travel di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (27/9/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Fandi)
Senin, 9 Oktober 2017 18:30 WIB Samdysara Saragih/JIBI/Bisnis Hukum Share :

Syahrini Bantah Terima Duit Rp1,3 Miliar dari First Travel

Syahrini membantah menerima imbalan uang Rp1,3 miliar dari First Travel atas endorsment untuk jasa perjalanan umrah itu.

Solopos.com, JAKARTA — Bareskrim Polri memeriksa penyanyi Syahrini selama kurang lebih 3 jam sebagai saksi dalam kasus dugaan penggelapan dana jemaah PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel.

Pemeriksaan kali ini merupakan yang kedua setelah pelantun lagu Sesuatu itu dipanggil pada Rabu (27/9/2017). Berbeda dengan pemeriksaan pertama, kali ini Syahrini menggandeng pengacara senior Hotman Paris Hutapea.

Agenda pemeriksaan kali ini adalah untuk mengonfirmasi kesaksian tersangka pemilik First Travel bahwa Syahrini dan 11 anggota keluarganya kecipratan duit sebesar Rp1 miliar. Padahal, dalam pemeriksaan pertama perempuan asal Bogor itu mengaku hanya mendapatkan diskon 50% untuk perjalanan umrah via First Travel.

Syahrini membantah bahwa dirinya mendapatkan imbalan uang sebesar Rp1,3 miliar. Jumlah itu merupakan estimasi biaya kelas VVIP dari First Travel padahal dia dan keluarganya membayar kelas reguler.

“Tidak ada sepeserpun yang saya terima dari First Travel,” katanya di Gedung Mina Bahari II Kementerian Kelautan dan Perikanan, Senin (9/10/2017).

Hotman Paris Hutapea menambahkan kliennya membayar sekitar Rp197 juta untuk biaya keberangkatan Syahrini dan 11 anggota keluarganya. Bahkan, rombongan kemudian bertambah dengan ikut sertanya seorang karyawan Syahrini. “Malah pembantu itu membayar Rp30 juta dari Syahrini. Ini ada bukti transfernya dari Bank BCA,” kata Hotman.

Dalam pemeriksaan itu, penyidik mencecar Syahrini dengan 29 pertanyaan. Pertanyaan tersebut merupakan kelanjutan dari agenda pemeriksaan pertama yang harus ditunda karena Syahrini tampil dalam pertunjukan musik.

Sebelumnya, para tersangka menyebutkan bahwa First Travel membiayai keberangkatan umrah Syahrini dan keluarganya. “Ada beberapa keterangan dari para tersangka bahwa mereka memberangkatkan Syahrini dan keluarganya,” kata Kepala Subdit V Tindak Pidana Umum Kombes Pol Dwi Irianto di Kantor Bareskrim, Jakarta, Jumat (6/10/2017).

Bahkan, staf First Travel mengatakan bahwa pemberangkatan keluarga Syahrini tersebut menghabiskan biaya lebih kurang Rp1 miliar. Baca juga: First Travel Mengaku Biayai Umrah Keluarga Syahrini Rp1 Miliar.

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…