Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Senin, 9 Oktober 2017 22:20 WIB Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Peserta Baru Program KB Di Sleman 6.613 Orang

Meski peserta KB didominasi peserta wanita, pihaknya akan terus meningkatkan kepesertaan dari kalangan pria

Solopos.com, SLEMAN-Jumlah peserta baru program keluarga berencana (KB) di Sleman mencapai 25,15%. Dari target 26.293 perkiraan permintaan masyarakat (PPM) hanya tercapai 6.613 peserta.

Meski begitu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PP-KB) Sleman Mafilindati Nuraini mengatakan, capaian tersebut masih dinilai lebih tinggi dari rata-rata DIY. “Capaian peserta KB baru sudah lebih baik dari pada tingkat DIY yang baru 24 persen,” kata dia kepada Harian Jogja, Sabtu (7/10/2017).

Selain itu, jumlah 6.613 peserta baru itu merupakan capaian sampai Agustus 2017. Capaian tersebut turun dari tahun lalu di mana pada Agustus 2016 mencapai 7.560 peserta dari PPM sebesar 20.047 peserta. “Jumlah peserta masih berpotensi meningkat lagi. Selain belum termasuk peserta September hal itu karena ada sebagian Pasangan Usia Subur [PUS] yang termasuk unmet need [belum terpenuhi],” jelas dia.

Dia optimistis target kepesertaan KB tahun ini dapat terpenuhi karena dari segi kepesertaan, kesadaran warga terus meningkat. Meski peserta KB didominasi peserta wanita, pihaknya akan terus meningkatkan kepesertaan dari kalangan pria.

“Masih ada beberapa kendala seperti calon peserta baru punya anak satu dan ingin menambah lagi. Ada juga PUS yang belum ikut KB karena belum punya anak,” ujar dia.

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…