Ilustrasi layanan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di perbankan. (JIBI/Solopos/Antara) Ilustrasi layanan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di perbankan. (JIBI/Solopos/Antara)
Senin, 9 Oktober 2017 20:20 WIB Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja Ekonomi Share :

Penyaluran KUR BRI di Jogja Sudah Sebanyak Ini

Untuk KUR ritel, pihaknya memperkirakan bisa melebihi Rp1,3 triliun

Solopos.com, JOGJA-Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus berlangsung. Sampai akhir tahun 2017, BRI optimistis target penyaluran untuk KUR mikro maupun KUR ritel akan meningkat melebihi target.

Wakil Pimpinan Kantor Wilayah BRI Jogja Agung Yugopratama menjelaskan, sampai saat ini penyaluran KUR di Jogja sudah terserap sebesar Rp7,1 triliun untuk KUR mikro dan Rp881 miliar untuk KUR ritel. “Saya optimistis, hingga akhir tahun 2017, target kita sebesar Rp7,2 triliun bisa tercapai, bahkan bisa melampaui,” katanya dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Minggu (8/10).

Sementara, untuk KUR ritel, pihaknya memperkirakan bisa melebihi Rp1,3 triliun. KUR banyak diserap kalangan pedagang, seperti di Pasar Beringharjo melalui Teras BRI Digital. Sampai saat ini, kata Agung, Teras BRI Digital Beringharjo telah memiliki 1.300 nasabah. “Penggunaan KUR oleh pedagang pasar biasanya diperuntukkan untuk pengembangan usaha,” kata dia.

BRI terus berupaya agar penyaluran kredit kepada masyarakat terutama kredit usaha bisa terus meningkat. Pihaknya berharap di sisa akhir tahun 2017 ini BRI bisa mengefektifkan strategi penyaluran KUR agar mencapai target yang sudah dicanangkan. “Karena setelah itu, kita harus sudah bersiap-siap lagi untuk penyaluran KUR tahun depan,” tegas dia.

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…