Kuburan longsor mengeluarkan cairan merah mirip darah (Facebook) Kuburan longsor mengeluarkan cairan merah mirip darah (Facebook)
Senin, 9 Oktober 2017 18:05 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

KISAH MISTERI
Cairan Merah Mirip Darah Keluar dari Kuburan Longsor

Sebuah fenomena misterius terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim BDS II, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Solopos.com, BALIKPAPAN – Sebuah fenomena misterius terjadi tempat pemakaman umum (TPU) Muslim BDS II Balikpapan, Kalimantan Timur. Beredar video tentang cairan merah kental mirip darah yang keluar dari kuburan longsor di TPU tersebut.

Informasi mengenai fenomena misterius tersebut diunggah oleh pengelola fanpage Facebook BKV Channel, Sabtu (7/10/2017). Dalam unggahannya si pengelola menerangkan TPU tersebut berlokasi di Kelurahan Damai, Balikpapan Selatan.

“Sebuah kuburan longsor di TPU BDS II Kelurahan Damai, Balikpapan Selatan mengeluarkan cairan kental warna merah tua mirip darah dan bergelembung,” tulis BKC Channel.

Dalam video yang diunggah di fanpage tersebut terdapat tayangan cairan merah kental dan bergelembung keluar dari retakan kuburan yang longsor. Fenomena ini menghebohkan warga sekitar. Meski sekilas mirip dengan darah, belum bisa dipastikan cairan apa yang keluar dari kuburan tersebut.

Fenomena misterius itu mengundang komentar dari warganet. Ada yang menginformasikan kalau air di dekat kuburan tersebut memang mengandung warna merah. Ada juga warganet yang curiga kalau di dekat kuburan ada mata air.

“Kuburan di situ kan memang ga rata. Kuburannya kayak gunung. Selain itu air di daerah situ juga merah. Di parit-parit bawahnya itu warna airnya juga agak merah. Dulu sebelum ada kuburan, di situ ada danaunya, pinggir-pinggir danau juga airnya kemerahan. Sekarang danaunya sudah tidak ada, sudah kering,” tulis akun Nur Auna Restu.

“Cukup dipastikan itu berbau amis atau enggak? Kalau gelembung bisa jadi dari gas yang keluar dari pembusukan mayat. Apalagi itu kuburan baru, curiga di lubang kuburnya ada mata air,” tulis akun Juju Putra Daeng Mallongi.

Akun bernama Wawan Surono memberikan informasi yang dia klaim berasal dari petugas RT. “Info Pak RT36 itu cuman cairan pelitur. Masalahnya yang naruh siapa belum tahu pasti. Kemungkinan pelitur untuk mengecat nisan yang dari kayu, kemudian larut terkena air hujan, ” tulis Wawan Surono.

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…