Jasad Lulut Fajarsari, 16, siswi SMKN 1 Bancak, setelah dilindas bus di jalur jalan Bringin-Kalimaling, wilayah Desa Rembes, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jateng, Senin (9/10/2017) sekitar pukul 15.30 WIB. (Facebook.com-Dwi Sriyanto) Jasad Lulut Fajarsari, 16, siswi SMKN 1 Bancak, setelah dilindas bus di jalur jalan Bringin-Kalimaling, wilayah Desa Rembes, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jateng, Senin (9/10/2017) sekitar pukul 15.30 WIB. (Facebook.com-Dwi Sriyanto)
Senin, 9 Oktober 2017 18:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

KECELAKAAN SEMARANG
Bus Lindas Siswi SMKN 1 Bancak, Sopir Raib

Kecelakaan maut di Kabupaten Semarang menewaskan siswi SMKN 1 Bancak, sopir bus yang terlibat dalam kecelakaan itu disebut-sebut melarikan diri.

Solopos.com, SEMARANG – Kecelakaan maut yang menewaskan seorang siswi SMKN 1 Bancak terjadi di jalur jalan Bringin-Kalimaling, wilayah Desa Rembes, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Senin (9/10/2017) sekitar pukul 15.30 WIB. Sopir bus yang terlibat kecelakaan itu menghilang.

Anggota Polsek Bringin, Aiptu Zainal, menjelaskan tabrakan maut itu bermula saat sepeda motor Yamaha Mio berpelat nomor H 5084 SS yang dikendarai Lulut Fajarsari, 16, siswi SMKN 1 Bancak, warga RT 001/RW 006, Dusun Plataran, Desa Karanganyar, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang tersenggol kendaraan di depannya. “Sepeda motor melaju dan serempetan sama kendaraan di depannya yang melaju berlawanan,” ungkap Zainal saat dihubungi Semarangpos.com melalui sambungan telepon.

Nahas, di belakang Lulut melaju bus berpelat nomor B 7829 AG yang langsug melindasnya kala perempuan belia itu terjatuh bersama motornya. “Bus yang di belakangnya langsung melindas korban. Korban tewas di tempat karena terlindas,” imbuh Zainal.

Zainal menjelaskan sopir bus yang belum diketahui namanya melarikan diri seusai melindas Lulut. “Sopir melarikan diri dan membawa semua surat-suratnya. Sampai sekarang [pukul 17.45 WIB] belum ditemukan,” tandas Zainal.

Kini, kasus kecelakaan maut itu ditangani Unit Lakalantas Polres Semarang. Zainal menjelaskan polisi masih terus berusaha mengejar sopir bus yang menghilang itu. Sementara itu, jasad Lulut sudah dibawa ke kediamannya untuk disemayamkan sebelum dimakamkan. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…