Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis)
Senin, 9 Oktober 2017 18:00 WIB John Oktaveri/JIBI/Bisnis Politik Share :

Gerindra Lirik Prabowo-Gatot di Pilpres 2019?

Selain wacana Jokowi-Gatot, muncul pula spekulasi Prabowo-Gatot di Pilpres 2019.

Solopos.com, JAKARTA — Meski pemilihan presiden (Pipres) 2019 masih dua tahun lagi, namun Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon telah memastikan tetap mengusung Prabowo Subianto karena popularitasnya tinggi. Nama Gatot Nurmantyo pun tak ditampik meskipun Gerindra belum berspekulasi.

Hanya saja, Fadli belum mau menyebutkan siapa saja yang berpotensi untuk mendampingi Prabowo. Bahkan Fadli pun tak mau berspekulasi soal nama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang terus disebut-sebut sebagai bakal calon presiden atau calon wakil presiden.

“Ya kita belum menentukan [siapa calon wapres] karena Gerindra harus bekerja sama dengan partai lain,” ujarnya, Senin (9/10/2017).

Gerindra sendiri, kata Fadli, tidak mempersoalkan siapa saja yang ingin maju di Pilpres 2019 nanti. Pasalnya, sesuai UU semua warga negara berhak untuk menjadi Presiden. “Dari Gerindra kita siapapun yang mau maju itu adalah hak setiap warga negara dan hal ini sesuai konstitusi kita,” ujarnya.

Wakil Ketua DPR tersebut menegaskan bahwa meski memiliki popularitas tinggi, Prabowo belum kelihatan kampanye berkeliling. Pasalnya, Prabowo tidak ingin mengganggu pemerintah,” ujarnya. Baca juga: Kata Fadli Zon, Gatot Nurmantyo Belum Bisa Saingi Prabowo.

“Kami memberikan kesempatan pada pemerintah untuk bekerja,” kata Fadli.

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….