MoU Pemkot Jogja dan Kemenpar Penandatanganan kerja sama antara Kementerian Pariwisata dan Pemkot Jogja untuk pengembangan wisata kuliner khas Jogja, Sabtu (07/10/2017).
Minggu, 8 Oktober 2017 18:20 WIB Beny Prasetya/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Kuliner Jogja Belum Dipromosikan dengan Baik

Makanan seperti gudeg dan bakpia belum mempunyai standar dan promosi yang jelas

Solopos.com, JOGJA-Jogja sudah yang memiliki banyak macam kuliner yang khas. Namun, beragam jenis kuliner itu belum bisa dipromosikan dengan baik.

Wakil Walikota Jogja Heroe Poerwadi berharap dengan kerja sama dengan Kementerian Pariwisata yang baru-baru ini ditandatangani, kuliner Jogja yang beragam itu bisa dipasarkan lebih baik. ”Kita harus kembangkan, kita banyak potensi, tapi belum ada branding yang kuat,” jelas dia, Sabtu (7/10/2017).

Ia mengungkapkan, makanan seperti gudeg dan bakpia belum mempunyai standar dan promosi yang jelas. Ia berpendapat gudeg itu banyak macamnya. “Kekhas-an setiap gudeg yang harus kita kembangkan,” jelas dia.

Baca juga : Pengembangan Wisata Kuliner Jogja, Pemkot Gandeng Kemenpar

Heroe mengatakan, Malioboro Coffe Night yang digelar beberapa waktu lalu menginspirasi untuk membuat festival tentang wisata kuliner. “Kita juga harus bisa mempromosikan aspek wow-nya,” kata dia.

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…