Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Dok) Ilustrasi korban kecelakaan (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Minggu, 8 Oktober 2017 10:35 WIB Trianto Hery Suryono/JIBI/Solopos Sukoharjo Share :

KECELAKAAN SUKOHARJO
Tertimpa Pohon di Jalan Tawangsari-Weru, Pengendara Motor Tewas

Seorang pengendara motor tewas akibat tertimpa pohon di jalan Tawangsari-Weru, Sukoharjo.

Solopos.com, SUKOHARJO — Seorang pengendara sepeda motor, Tegar Galeh Satrio, 19, warga Dukuh Sarehan, Desa Jatingarang, Kecamatan Weru, Sukoharjo, tewas akibat tertimpa pohon tumbang saat melintas di jalan raya Tawangsari-Weru, Dukuh Muningan RT 003/RW 001, Desa Watubonang, Tawangsari, Sabtu (7/10/2017).

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Sabtu, peristiwa kecelakaan terjadi dini hari. Belum diketahui kondisi cuaca apakah hujan angin atau tidak dan apakah pohon trembesi yang menimpa korban itu rapuh atau tidak.

Kasatlantas Polres Sukoharjo, AKP Finan Sukma Radipta, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, menjelaskan Tegar mengendarai sepeda motor jenis matic berpelat nomor AD 2792 EK. Tegar meninggal dunia di lokasi dengan leher belakang memar, mulut, dan hidung mengeluarkan darah.

Kerugian material senilai Rp500.000. “Tegar saat kejadian melaju dari arah utara mungkin hendak pulang ke rumah tetapi tertimpa pohon trembesi yang roboh,” katanya.

Sementara itu, warga Tawangsari, Tarmin, mengatakan mendengar kabar tersebut. Dia sependapat pohon milik warga ataupun pohon turus jalan yang membahayakan pengguna jalan mestinya ditebang.

“Korban itu [Tegar] warga Watukelir, Weru. Awal perubahan cuaca, angin berembus kencang sehingga bisa mengakibatkan ranting pohon patah atau pohon tumbang. Pohon yang membahayakan ditebang saja dan tidak perlu menunggu roboh sendiri.”

lowongan pekerjaan
Marketing dan Surveyor, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…