kampus di undip. Rektor Undip, Prof. Yos Johan Utama (kedua dari kiri), saat membuka acara bazar dan pameran Dies Natalis ke-60 Undip di Kampus Undip Pleburan, Semarang, Sabtu (7/10/2017). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
Minggu, 8 Oktober 2017 07:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

KAMPUS DI SEMARANG
Berbagai Hasil Temuan Undip Ditampilkan di Acara Ini...

Kampus di Semarang, yakni Undip, hasil riset dan penemuan civitas academica-nya dipamerkan dalam acara expo dan bazar.

Solopos.com, SEMARANG – Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menggelar expo dan bazar dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-60. Pameran dan pasar murah yang menampilkan berbagai hasil riset dan penemuan civitas academica Undip itu digelar di Auditorium Undip, kampus Undip Pleburan, Semarang, Sabtu (7/10/2017).

Ada sekitar 80 stan yang terdiri dari 40 stan pasar murah dan 40 stan berisi produk riset unggulan yang ditampilkan dalam acara itu.

“Dalam bazar dan expo ini juga dimeriahkan lomba karaoke, fashion show, lomba mewarnai, dan workshop bisnis dari alumni dan workshop pembuatan aplikasi android,” ujar Ketua panitia bazar dan expo Dies Natalis ke-60 Undip, Suharmono, saat dijumpai wartawan di sela acara, Sabtu.

Pada pameran dan bazar yang terbuka untuk umum itu, Suharnomo juga ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa banyak teknologi temuan Undip yang bisa bermanfaat bagi kalangan luas.

“Di usia 60 ini undip ingin menunjukkan banyak teknologi yang bisa dipakai di masyarakat. Teknologi-teknologi dari fakultas terkait mangrove, alat untuk melihat jumlah kandungan ozon, dan lain-lain bisa digunakan dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip itu.

Rektor Undip, Prof Yos Johan Utama, menyebutkan pameran dan bazar itu merupakan upaya Undip dalam memperkenalkan riset yang telah ditemukan civitas academica-nya ke masyarakat. Yos berharap ke depan mahasiswa Undip terus melakukan inovasi untuk menciptakan alat yang berguna bagi Indonesia.

“Hasil karya yang kami gelar ini sebagai satu wadah para peneliti muda untuk menunjukkan karyanya. Kami sudah menandatangani ratusan hak paten yang dihasilkan oleh mahasiswa. Semoga penelitian terus bertambah,” tutur Yos.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
CV.Indra Daya Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…