Fany (tengah) bersama Agnez Mo (kiri) dan Bebi Romeo (kanan) di panggung audisi The Voice Kids Indonesia. (Youtube) Fany (tengah) bersama Agnez Mo (kiri) dan Bebi Romeo (kanan) di panggung audisi The Voice Kids Indonesia. (Youtube)
Minggu, 8 Oktober 2017 18:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

Ikut The Voice Kids Indonesia, Bocah Salatiga Trending di Youtube

The Voice Kids Indonesia diikuti seorang bocah asal Kota Salatiga yang videonya menjadi trending di Youtube.

Solopos.com, SALATIGA – Stefani Raffelia atau singkatnya Fany, 11, bocah asal Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) ramai diperbincangkan publik dunia maya (netizen) setelah lolos audisi di ajang The Voice Kids Indonesia. Videonya saat mengikuiti audisi pun bercokol di posisi kelima dalam daftar video trending di Youtube.

Dalam audisi itu, Fany menyanyikan lagu Do Re Mi yang dipopulerkan Budi Doremi. Namun lagu itu ia ubah liriknya menjadi lagu berbahasa Jawa. Penampilannya itu pun berhasil menghipnosis para coaches, yakni Agnez Mo, Tulus, dan Bebi Romeo. Terbukti tiga coaches itu berminat untuk menjadikan Fany sebagai anak asuh mereka sepanjang ajang The Voice Kids Indonesia berlangsung.

Bukan hanya coaches yang terhipnosis, namun warganet juga terpukau dengan penampilan Fany. Pada Minggu, (8/10/2017), video audisi yang diikuti Fany bercokol di posisi kelima di antara video trending lainnya. Video yang diunggah Kamis (5/10/2017) itu tercatat sudah ditonton lebih dari 900.000 kali dalam waktu empat hari. Video itu pun mendapatkan lebih dari 20.000 likes dan hanya mendapatkan sekitar 300 dislikes.

Para coaches pun memuji penampilan Fany yang mereka anggap sangat memukau. Bahkan, tiga coaches dalam acara tersebut sampai mau duduk di panggung bersama Fany.

Di akun resmi Instagram The Voice Kids Indonesia, bocah asal Salatiga itu juga ramai dipuji warganet. Mereka menilai penampilan Fany memang keren dan cukup memukau. “Congrattt Fany. Keren banget. Sukses terus ya,” tulis pengguna akun Instagram @tasyashrn.

“Keren suaranya Fany. Keren habis,” ungkap pengguna akun Instagram @ivankhidayat.

Meski diminati tiga coaches, Fany diwajibkan memilih satu juri saja. Di akhir audisi, Stefani Raffelia pada akhirnya memilih Tulus sebagai pelatihnya selama mengikuti The Vioce Kids Indonesia. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
Carmesha Music School, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…