Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (JIBI/Solopos/Dok.) Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (JIBI/Solopos/Dok.)
Minggu, 8 Oktober 2017 23:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

Gubernur Jateng Dorong Kabupaten dan Kota Terus Permudah Investasi

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendorong pemerintah kabupaten dan kota di wilayahnya terus mempermudah izin investasi.

Solopos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong pemerintah kabupaten dan kota terus mempermudah pengurusan izin investasi sebagai bentuk dari reformasi perizinan yang diikuti dengan pembangunan infrastruktur sehingga menarik minat investor. “Setiap kabupaten-kota saya dorong untuk menyederhanakan perizinan agar ramah investasi dan tidak bertele-tele,” katanya di Kota Semarang, Jateng, Jumat (6/10/2017).

Ganjar Pranowo mengklaim, sejak menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, dirinya telah memulai reformasi perizinan yang disetujui oleh Presiden Joko Widodo. Menurutnya, para calon investor saat ini membutuhkan pengurusan perizinan di daerah yang mudah dan cepat sebab masih banyak jajaran birokrasi di kabupaten maupun kota yang dikeluhkan masyarakat karena prosesnya berbelit-belit atau bahkan ada pungutan liar.

“Kalau di Pemprov Jateng, saya tegaskan tidak ada pungli, yang ketahuan langsung pecat. Makanya kami mendorong agar diterapkan di kabupaten/kota,” ujarnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Tengah Prasetyo Aribowo menambahkan bahwa investasi di Jateng tumbuh signifikan dengan angka rata-rata 53 persen per tahun sejak 2013. “Pertumbuhan investasi di berbagai sektor usaha tersebut bahkan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 541.520 orang selama periode 2013-2017,” ujarnya Sebagai upaya mendukung reformasi perizinan yang dicanangkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, DPMPTSP Jateng mempercepat pelayanan dan menyederhanakan perizinan yang meliputi pemotongan alur birokrasi sehingga proses lebih cepat serta pengurangan syarat dokumen yang diperlukan.

DPMPTSP Jateng juga memberi beragam kemudahan bagi investor seperti pemberian insentif investasi untuk industri pioner berupa pembebasan pajak 5-15 tahun, pengurangan pajak, dan pembebasan bea impor, serta kemudahan pengurusan izin hanya tiga jam untuk jenis usaha tertentu. Pemprov Jateng melalui DPMPTSP juga menerapkan izin Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK) pada empat kawasan industri yakni Jatengland, Wijayakusuma, Bukit Semarang Baru, dan Kawasan Industri Kendal.

“Izin KLIK ini artinya investor boleh melaksanakan pembangunan konstruksi bersamaan dengan pengurusan izin, misalnya gedung dapat dibangun tanpa menunggu izin mendirikan bangunan [IMB] jadi,” katanya. Sejak 2013, lanjut Prasetyo, pihaknya mengeluarkan 32.029 perizinan dan bidang paling banyak adalah di kesbangpol, energi sumber daya mineral, pengelolaan sumber daya air, perhubungan, perindustrian dan perdagangan, tenaga kerja, serta transmigrasi.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
HRD PT. Bengawan Inti Kharisma (Management SOLO GRAND MALL Lt. 4A), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…