Atraksi seekor monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) dalam pertunjukan topeng monyet di Alun-Alun Kudus, Jateng, Jumat (6/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho) Atraksi seekor monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) dalam pertunjukan topeng monyet di Alun-Alun Kudus, Jateng, Jumat (6/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho)
Sabtu, 7 Oktober 2017 01:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho Feature Share :

Foto Topeng Monyet Lestari di Kudus

Topeng monyet lestari di Alun-Alun Kudus.

Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) beratraksi saat pertunjukan topeng monyet di Alun-Alun Kudus, Jateng, Jumat (6/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho)

Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) beratraksi saat pertunjukan topeng monyet di Alun-Alun Kudus, Jateng, Jumat (6/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Yusuf Nugroho)

Di berbagai daerah pertunjukan topeng monyet telah dilarang karena dianggap mengekspolitasi satwa. Nyatanya, pertunjukan dengan mengandalkan keterampilan monyet terlatih itu masih kerap digelar meskipun menyasar ke desa-desa. Pertunjukan topeng monyet yang melibatkan seekor monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), Jumat (6/10/2017), tampak lestari di Alun-Alun Kudus, Jawa Tengah.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…