Ilustrasi gay (JIBI/Dok) Ilustrasi LGBT (JIBI/Dok)
Sabtu, 7 Oktober 2017 21:15 WIB Peristiwa Share :

Tempat Spa Kaum Gay Digerebek, Polisi Tetapkan 6 Tersangka

Polisi menggerebek tempat spa yang diduga menjadi lokasi pesta kaum gay.

Solopos.com, JAKARTA —  Polisi menyematkan status tersangka kepada enam orang terkait kasus dugaan pesta kaum gay berkedok spa di tempat sauna bernama T 1 Sauna, Ruko Plaza Harmoni Blok A, Gambir, Jakarta Pusat.

Keenam orang itu adalah HE, GG, GCMP, NA, TS, dan K. Namun, tersangka HE hingga kini masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Para tersangka dalam kasus pesta kaum gay ini adalah pegawai tempat spa, pengelola, hingga kasir.

“Dari kegiatan itu, kita menetapkan enam orang tersangka,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Polisi Argo Yuwono di Polres Metro Jakarta Pusat, Sabtu (7/10/2017).

Sebelumnya, polisi menangkap 51 pria diduga gay saat tengah menggelar pesta berkedok spa di T 1 Sauna, Jumat (6/10/2017) malam. Argo menambahkan, 51 pengunjung yang diduga melakukan pesta gay akan dipulangkan dan statusnya akan dijadikan saksi.

“Nanti kita jadikan saksi, para pengunjung kita pulangkan. Para pengunjung diperlakukan dengan baik, pagi kita kasih sarapan, siang makan siang,” ungkap Argo dilansir liputan6.com.

Dia  menyebut, pihaknya tengah mendalami apa saja kegiatan di tempat spa tersebut. “Akan kita periksa semua perannya, setelah nanti. Kegiatan pengunjung apa saja nanti kita periksa,” ungkap Argo.

Menurut Argo, 51 pengunjung itu adalah laki-laki semua dan di antara mereka ada tujuh orang warga negara asing, yakni China, Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Argo menyebut, tempat spa tersebut untuk kamuflase. “Tiket masuknya itu seharga Rp165.000, kemudian mendapatkan kondom dan minyak pelumas,” kata Argo.

Saat penangkapan, spa tersebut dalam keadaan gelap gulita. Mereka lantas langsung dibawa ke Polres Jakarta Pusat menggunakan truk pada Jumat malam.

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…