Nikita Mirzani. (Istimewa/Instagram) Nikita Mirzani. (Istimewa/Instagram)
Sabtu, 7 Oktober 2017 16:30 WIB JIBI/Solopos.com/Okezone Issue Share :

Sam Aliano Tuding Alibi Nikita Mirzani Janggal

Tweet hoaks Nikita Mirzani berbuntut panjang hingga Sam Aliano melayangkan permintaan pencekalan kepada KPI.

Solopos.com, JAKARTA – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Muda, Sam Aliano melaporkan artis sensasional Nikita Mirzani ke komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Belakangan ini, Nikita menghadapi kasus hukum lantaran dilaporkan telah menyebarkan kebencian dan menghina Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmayanto.

Meski sudah melayangkan laporannya, Sam Aliano ternyata sudah mengetahui bahwa ibu dua anak tersebut telah memberikan klarifikasi ke hadapan media bahwa dirinya tak pernah menulis dan tak pernah menggunakan aplikasi Twitter.

Bagi Sam Aliano ada kejanggalan dengan alibi-alibi yang dikeluarkan oleh pemain film Comic 8 tersebut.

“Apakah dia yang tulis sendiri apa enggak, yang kami dapatkan laporan katanya dia tidak menulis hal itu, dan Nikita malah menghapus akun Twitternya. Itu tanda-tanda adanya kejanggalan di situ,” ujar Sam Aliano saat ditemui di kantor Komisi Penyiaran Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat 6 Oktober 2017.

Ia juga tak membuka komunikasi dengan Nikita Mirzani untuk memberikan penjelasannya. Walaupun wanita 31 tahun tersebut menyebutkan bahwa dirinya tak bersalah, namun Sam Aliano menunggu hasil dari penyelidikan kepolisian.

“Kita enggak ada konfirmasi ke Nikita karena Nikita sampai sekarang tidak ada penjelasan, apalagi dia sebut merasa enggak bersalah, boleh saja dia sebut dia tidak bersalah, biarkan polisi membuktikan kebenarannya,” tutupnya.

Sebelumnya, Gerakan Pemuda Anti Komunis (GEPAK) telah melaporkan Nikita ke Polda Metro Jaya pada 4 Oktober lalu, namun tak selang berapa lama, pihak kepolisian menolak laporan tersebut.

lowongan pekerjaan
PT. BUMI AKSARA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…