Masjid Diponegoro Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun memberikan bantuan dana renovasi kepada takmir Masjid Diponegoro Sujarwo, Jumat (6/10/2017). (IST)
Sabtu, 7 Oktober 2017 04:20 WIB Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Masjid Diponegoro Dapat Dana Sebesar Ini untuk Renovasi

Masjid yang telah berdiri pada 1954 tersebut merupakan implementasi dari cita-cita pangeran Diponegoro

Solopos.com, SLEMAN- Wakil Bupati Sleman beserta Tim Safari Jumat memberi bantuan renovasi Masjid Diponegoro, Sumberarum, Moyudan. Total bantuan yang diberikan Rp14,46 juta.

Ketua Takmir Masjid Diponegoro Sujarwo mengungkapkan, keberadaan masjid yang telah berdiri pada 1954 tersebut merupakan implementasi dari cita-cita pangeran Diponegoro. “Masjid ini dinamakan Diponegoro karena kita berharap masjid ini bisa seperti yang dicita-citakan pangeran Diponegoro, yaitu menjaga persatuan NKRI,” kata dia dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Jumat (6/10/2017).

Ia mengatakan, keberadaan masjid tersebut merupakan simbol persatuan antar masyarakat di daerah tersebut. Dia menjelaskan 60% masyarakat Sumberarum beragama Islam, dan 40% beragama lainnya. “Semua warga hidup rukun, damai dan saling menghormati,” katanya.

Sementara itu, Sri Muslimatun mengapresiasi upaya takmir dan seluruh jamaah Masjid Diponegoro yang menebarkan semangat persatuan di Sumberarum. Dia mengatakan, masjid harus menjadi pusat kegiatan generasi muda dan anak-anak. Hal itu dapat mambangun karakter generasi muda menjadi pribadi yang lebih baik. “Sekarang itu banyak pemuda yang terjerumus ke dunia obat-obatan, dan prilaku negatif lainnya. Semoga masjid dapat mencegah prilaku tersebut,” harap dia.

Muslimatun memberikan bantuan dana untuk merenovasi masjid tersebut. Dana terkumpul dari Pemkab sebesar Rp4,5 juta, Baznaz Rp3 juta, Kecamatan Moyudan Rp1 juta, Pemdes Sumberarum Rp2,5 juta, PDAM Rp1 juta dan BRI Rp1 juta dan infak Rp1,46 juta.

 

lowongan pekerjaan
PT. BUMI AKSARA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….