Pelatih PSIS Semarang, Subangkit. (Instagram-@subangkit56) Pelatih PSIS Semarang, Subangkit. (Instagram-@subangkit56)
Sabtu, 7 Oktober 2017 13:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

LIGA 2
Bertamu di Kandang PSMS Medan, PSIS Semarang Niat Curi Poin

Liga 2 bakal mempertnemukan PSMS Medan dan PSIS Semarang di Stadion Teladan Medan.

Solopos.com, MEDAN — PSIS Semarang menargetkan meraih poin dari tuan rumah PSMS Medan pada pertandingan lanjutan Babak 16 Besar Liga 2 di Stadion Teladan Medan, Sumatra Utara, Sabtu (7/10/2017).

Pelatih PSIS Semarang Subangkit di Medan, Jumat (6/10/2017), mengatakan pihaknya memang sejak awal menargetkan setidaknya bisa mencuri poin dalam setiap laga tandang yang dijalani, termasuk saat menghadapi tuan rumah PSMS. “Curi poin memang target kami dalam setiap laga tandang, syukur-syukur bisa menang. Namun tentunya menghadapi PSMS sedikit lebih sulit karena mereka rata-rata memiliki pemain bagus,” katanya.

Meski saat ini PSIS kokoh di puncak klasemen sementara dengan nilai 10, ia mengaku tidak mau berspekulasi apalagi Persibat Batang yang berada di posisi kedua menempel dengan nilai 7, sementara PSMS sendiri diperingkat ketiga dengan nilai 4. Karena itulah ia mengintruksikan anak-anak asuhnya tetap fight menghadapi PSMS di Stadion Teladan demi mengamankan langkah ke babak delapan besar, walau sebenarnya tim kebanggaan masyarakat Samarang itu hanya membutuhkan tambahan satu poin saja.

“Kami tidak boleh lengah. kami juga sudah ingatkan kepada anak-anak untuk tidak lengah dengan kondisi saat ini. Apalagi PSMS main dikandangnya sendiri yang tentunya akan menjadi tenaga tambahan bagi mereka,” katanya.

Sementara itum terkait pemain PSMS Medan yang harus diwaspadai, Subangkit menilai semua pemain PSMS sama bagusnya dan bermain cukup baik di posisinya masing-masing. Meski demikian, ia menilai I Made Adi Wirahadi dan Elazar Thoncy Maran tetap menjadi prioritas yang harus diwaspadai PSIS Semarang, karena kedua pemain yang baru memperkuat PSMS di Babak 16 Besar Liga 2 ini dinilainya cukup berbahaya terutama saat berada di tahap 16 besar.

“Keduanya cukup berbahaya. Saya sudah ingkatkan kepada pemain-pemain belakang untuk mewaspadainya. Sekali lagi, kami tidak ingin kehilangan poin,” katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

BERITA TERPOPULER
Crane Ambruk Hingga Cerita Foto Jokowi Lap Sepatu Pakai Tisu

Berita terpopuler Solopos.com hari ini adalah berita tentang Crane pembangunan hotel roboh menimpa rumah Ketua RT. Solopos.com, SOLO – Kecelakaan kerja terjadi dalam proses pembangunan Hotel Swiss Bell di Kampung Cinderejo Lor, RT002/RW006, Gilingan, Banjarsari, Solo. Crane milik PT Surya…