Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo. (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos) Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)
Sabtu, 7 Oktober 2017 22:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

Gubernur Jateng Ajak Mahasiswa Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengajak mahasiswa terlibat dalam perbaikan rumah tidak layak huni alias RTLH.

Solopos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak kalangan mahasiswa ikut berperan aktif dalam membantu perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) yang tersebar di 35 kabupaten dan kota provinsi ini.

“Para mahasiswa bisa dilibatkan dalam mencari bantuan dari masyarakat untuk ikut bergotong royong membantu perbaikan RTLH yang ada di sekitar tempat tinggalnya,” kata Gubernur Ganjar Pranowo saat dihubungi melalui telepon dari Kota Semarang, Jateng, Kamis (5/10/2017).

Kendati demikian, politikus PDI Perjuangan itu meminta agar perbaikan RTLH dengan bantuan para mahasiswa itu nantinya harus tetap memenuhi syarat minimal seperti bertembok, memiliki ventilasi, dan punya sarana mandi, cuci, kakus (MCK) yang layak.

Ganjar mengaku akan memberikan bantuan modal kepada mahasiswa untuk membantu perbaikan RTLH. “Perbaikan RTLH dengan melibatkan mahasiswa ini sebagai langkah konkret dari pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan terkait dengan kemiskinan,” ujarnya.

Menurut Ganjar, program-program pengentasan kemiskinan seperti perbaikan RTLH di Jateng memang perlu dilakukan bersama oleh berbagai pihak dan kalangan masyarakat karena pemerintah saja tidak akan mampu melakukannya karena keterbatasan anggaran.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jateng Rudy Apriyantono menambahkan bahwa pihaknya berupaya menyelesaikan target perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 20.000 unit pada 2017. “Saat ini masih terus dilakukan validasi dan verifikasi baru, sedangkan realisasi kegiatan perbaikan RTLH akan dilakukan,” katanya.

Ia menyebutkan bahwa bantuan perbaikan RTLH ini diberikan bagi keluarga miskin dan diutamakan yang tinggal di 15 kabupaten yang masih masuk kategori zona merah kemiskinan. “Kami bekerja keras agar tidak ada warga miskin yang rumahnya tidak layak huni tercecer atau tidak masuk dalam program rehabilitasi sosial RTLH,” ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
Carmesha Music School, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Penembakan Brutal Terjadi di Pantai Samas, Seorang Wisatawan Jadi Korban

Unit Reskrim Sanden masih melakukan pengejaran hingga Senin siang (16/10/2017), terhadap tersangka pelaku penembakan di Pantai Samas Solopos.com, BANTUL – Unit Reskrim Sanden masih melakukan pengejaran, terhadap tersangka pelaku penembakan di Pantai Samas, Srigading, Sanden, Minggu (15/10/2017). Menurut keterangan Kanit…