Salah seorang siswi SD Karangmojo II sedang menjalani imunisasi HPV Imunisasi dilakukan oleh petugas medis dari Puskesmas Karangmojo, Jumat (6/10/2017). (Istimewa/Polsek Karangmojo) Salah seorang siswi SD Karangmojo II sedang menjalani imunisasi HPV Imunisasi dilakukan oleh petugas medis dari Puskesmas Karangmojo, Jumat (6/10/2017). (Istimewa/Polsek Karangmojo)
Sabtu, 7 Oktober 2017 10:40 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

Anak-Anak di Gunungkidul Disuntik Vaksin Penangkal Kanker Serviks

Imunisasi Human Papiloma Virus (HPV) mulai dilaksanakan di Gunungkidul.

Solopos.com, GUNUNGGKIDUL— Siswi Sekolah Dasar di Gunungkidul mulai diberikan imunisasi Human Papiloma Virus (HPV). Rencananya pemberian vaksin untuk menecegah penyakit kanker serviks dilakukan mulai Jumat (6/10/2017) hingga
kamis (26/10/2017).

Pelaksanaan imunisasi HPV dapat dilihat di sejumlah sekolah, seperti di SD Muhammadiyah Kuwon, Ponjong; SD Negeri 2 Karangmojo dan SD Grogol IV, Karangmojo. Di Kecamatan Nglipar imunisasi dilaksanakan di SD Negeri Nglipar 2 yang diikuti siswi dari dua sekolah lain, seperti SD Negeri Sumberejo dan SD Negeri Nglipar 1. Vaksin ini diberikan kepada siswi kelas V dengan cara suntik di bagian bahu. Rencananya setelah diberikan vaksin ini, anak-anak kembali diimunisasi untuk penyempurnaan yang dilaksanakan pada Agustus 2018.

Kepala Puskesmas Ponjong 1 Edi Suharismanto mengatakan, pemberian imunisasi HPV kepada siswi SD dilakukan serentak di Gunungkidul, mulai Jumat (6/10/2017). Untuk pelaksanaan di Ponjong yang berlansung kemarin diikuti oleh 338 siswa dan melibatkan sejumlah petugas medis dari Puskesmas 1 dan 2. “Kami bersyukur semua berjalan dengan aman dan tertib,” kata Edi kepada wartawan, Jumat (6/10/2017).

Dia menjelaskan, pemberian vaksin HPV untuk mencegah penyebaran penyakit kanker serviks. Virus ini, sambung Edi, banyak hidup di sel-sel kulit. Gejala awal munculnya penyakit ini adanya benjolan seperti kutil di bagian tubuh. Ia pun meminnta saat ada tanda-tanda seperti itu segera memeriksakan diri ke layanan kesehatan terdekat. “Kanker serviks merupakan salah satu penyakit yang memantikan. Oleh karenanya, dilakukan imunisasi untuk tindakan pencegahan,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Karangmojo, Wastana mengaku senang dengan adanya program pemerintah yang memberikan imunisasi HPV. Harapannya dengan pemberian vaksin dapat mencegah penyebaran penyakit kanker serviks. “Meski mematikan, ini bisa dicegah. Salah satunya dengan memberikan vaksin HPV,” katanya.

Dia menjelaskan, untuk di wilayah Karangmojo terdapat 349 siswi yang wajib diberikan imunisasi HPV. Adapun rinciannya, 235 siswa berada di sekitaran wilayah Puskesmas Karangmojo 1 dan sisanya 114 siswa berada di wilayah Puskesmas Karangmojo 2.

Sekretaris Dinas Kesehatan Gunungkidul Priyanta Madya Satmaka mengatakan, pelaksanaan imunisasi HPV dilaksanakan serentak di seluruh kecamatan pada Jumat kemarin. Diitargetkan dalam imunisasi ini ada 4.270 siswi kelas lima dapat mendapatkan vaksin HPV. “Di wilayah DIY, selain Gunungkidul, imunisasi juga diberikan kepada siswi di Kulonprogo. Rencananya oleh provinsi gerakan imunisasi HPV baru dilakukan pada tanggal 8 Oktober ini,” kata Priyanta.

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

BERITA TERPOPULER
Crane Ambruk Hingga Cerita Foto Jokowi Lap Sepatu Pakai Tisu

Berita terpopuler Solopos.com hari ini adalah berita tentang Crane pembangunan hotel roboh menimpa rumah Ketua RT. Solopos.com, SOLO – Kecelakaan kerja terjadi dalam proses pembangunan Hotel Swiss Bell di Kampung Cinderejo Lor, RT002/RW006, Gilingan, Banjarsari, Solo. Crane milik PT Surya…