Jumat, 6 Oktober 2017 06:20 WIB Sunartono/JIBI/Harian Jogja Pendidikan Share :

Wah, Gedung Baru UMY Bisa Hemat Energi 40 Watt per Meter

Gedung juga akan menerapkan sistem daur ulang untuk limbah air

Solopos.com, BANTUL-Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) akan membangun gedung baru ramah lingkungan. Air Conditioner (AC) gedung ini akan menggunakan teknologi Variable Refrigerant Volume (VRV).

Perencana Gedung yang juga Dosen Teknik Elektro UMY Agus Jamal mengungkapkan, untuk tata udara gedung ini akan menggunakan air conditioner (AC) dengan teknologi VRV. AC VRV ini merupakan AC cerdas yang mampu mengatur aliran fluida untuk pendingin berdasarkan beban yang ada dalam ruangan. Selain itu energi AC yang diperlukan untuk melakukan pendinginan lebih sedikit daripada yang seharusnya diperlukan.

Baca juga: Bakal Ada Gedung Ramah Lingkungan di UMY

“Kami juga menggunakan perangkat elektronik yang lebih hemat energi seperti lampu LED dan kran wastafel bersensor gerakan. Konsumsi energi dari gedung ramah lingkungan ini akan lebih hemat dari gedung biasa, diperkirakan sebesar 40 watt per meter persegi,” terang Agus dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Rabu (4/10/2017).

Gedung juga akan menerapkan sistem daur ulang untuk limbah air. Air dari penggunaan sehari-sehari dari gedung ini seperti wastafel atau kamar mandi nantinya akan masuk ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), output-nya akan disaring kemudian digunakan untuk flushing kloset toilet.

“Harapannya konsumsi air tanah yang akan digunakan dalam operasional gedung akan mampu ditekan,” kata dia.

Gedung ini dirancang untuk mampu menghemat energi dan meminimalkan limbah. Kaca gedung menggunakan kaca dengan emisi rendah yang tidak meneruskan sinar ultra violet, sehingga suhu ruangan tidak ikut memanas di siang hari apabila cuacanya terik. Hal itu berdampak pada penggunaan energi untuk pendingin ruangan yang akan dapat dikurangi.

lowongan pekerjaan
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…